Dr. Yahya Yopie Waloni, STH. MTH.

 

DR YAHYA YOPIE WALONI STH MTH

MANTAN PENDETA : DAPAT HIDAYAH LEWAT MIMPI


Di salah satu rumah kos, pintunya tampak masih tertutup rapat. Di tempat inilah, Yahya Yopie Waloni (36), bersama istrinya, Lusiana (33) dan tiga orang anaknya tinggal sementara.

Yahya bersama istrinya memeluk Islam secara sah pada hari Rabu, 11 Oktober 2006 pukul 12.00 Wita melalui tuntunan Komarudin Sofa, sekretaris Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Tolitoli. Hari itulah Yahya dengan tulus mengucapkan dua kalimat syahadat.

Setelah memeluk Islam, nama Yahya Yopie Waloni diganti dengan Muhammad Yahya dan istrinya Lusiana diganti dengan Mutmainnah. Begitupun ketiga anaknya. Putri tertuanya Silvana (8 tahun) diganti dengan nama Nur Hidayah, Sarah (7 tahun) menjadi Siti Sarah, dan putra bungsunya Zakaria (4 tahun) tetap menggunakan nama itu.

 

MANTAN PENDETA

Mohammad Yahya sebelum memeluk Islam, pernah menjabat ketua Sekolah Tinggi Theologia Calvinis di Sorong tahun 2000-2004. Saat itu juga ia sebagai pendeta dengan status sebagai pelayan umum dan terdaftar pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana. Ia menetap di Sorong sejak tahun 1997. Tahun 2004 ia kemudian pindah ke Balikpapan. Di sana ia menjadi dosen di Universitas Balikpapan (Uniba) sampai tahun 2006.

Yahya menginjakkan kaki di kota Cengkeh, Tolitoli, tanggal 16 Agustus 2006. Hari pertama Yahya pindah di Jalan Bangau itu, orang-orang berdatangan sambil membawa sumbangan. Ada yang menyumbang belanga, kompor, kasur, televisi, Alquran, gorden, dan kursi.

Mereka bersimpati karena Yahya sekeluarga saat pindah dari tempat tinggal pertamanya hanya pakaian di badan. Rumah yang mereka tempati sebelumnya di Tanah Abang, Kelurahan Panasakan adalah fasilitas yang diperoleh atas bantuan gereja. Sehingga, barang yang bukan miliknya ia tanggalkan semuanya.

Penataan interior rumah kos Yahya tampak apik. Di dinding ruang tamu tampak terpampang kaligrafi Ayat Kursi yang dibingkai dengan warna keemasan. Di sisi lain, kaligrafi Allah-Muhammad juga terpampang. Di meja ruang tamu terdapat dua buah Alquran lengkap terjemahannya. Di tengah meja itu, juga masih ada tiga toples kue lebaran.

“Rumah ini saya kontrak sementara. Saya sudah bayar Rp 2,5 juta,” rinci Yahya. Pria kelahiran Manado tahun 1970 ini mengaku sudah bisa melafalkan beberapa ayat setelah beberapa kali diajarkan mengaji oleh Komarudin Sofa. Selain Komarudin, selama ini ia juga mendapat bimbingan dari ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tolitoli, Yusuf Yamani.

“Hanya lima menit saya diajarkan, saya langsung paham. Surat Fatihah saya sudah hafal,” ujar Yahya.

 

KETEMU PENJUAL IKAN

Pak Yahya, begitu sapaan akrabnya, sosok pria yang lahir dari kalangan terdidik dan disiplin. Ayahnya seorang pensiunan tentara. Sekarang menjabat anggota DPRD di salah satu kabupaten baru di Sulawesi Utara. Sebagai putra bungsu dari tujuh bersaudara, Yahya saat bujang termasuk salah seorang generasi yang nakal.

“Saya tidak perlu cerita masa lalu saya. Yang pasti saya juga dulu pernah nakal,” tukasnya. Lantaran kenakalannya itulah, mungkin, beberapa bagian badannya terdapat bekas tato. Di lengannya terdapat bekas luka setrika untuk menghilangkan tatonya.

“Ini dulu bekas tato. Tapi semua sudah saya setrika,” katanya sambil menunjuk bekas-bekas tatonya itu. Sebelum menyatakan dirinya masuk Islam, beberapa hari sebelumnya Yahya mengaku sempat bertemu dengan seorang penjual ikan, di rumah lamanya, kompleks Tanah Abang, Kelurahan Panasakan, Tolitoli. Pertemuannya dengan si penjual ikan berlangsung tiga kali berturut-turut. Dan anehnya lagi, jam pertemuannya dengan si penjual ikan itu, tidak pernah meleset dari pukul 09.45 Wita.

“Kepada saya, si penjual ikan itu mengaku namanya Sappo (dalam bahasa Bugis artinya sepupu). Dia juga panggil saya Sappo. Tapi dia baik sekali dengan saya,” cerita Yahya.

Setiap kali ketemu dengan si penjual ikan itu, Yahya mengaku berdialog panjang soal Islam. Tapi Yahya mengaku aneh, karena si penjual ikan yang mengaku tidak lulus Sekolah Dasar (SD) tetapi begitu mahir dalam menceritakan soal Islam. Pertemuan ketiga kalinya, lanjut Yahya, si penjual ikan itu sudah tampak lelah.

“Karena saya lihat sudah lelah, saya bilang, buka puasa saja. Tapi si penjual ikan itu tetap ngotot tidak mau buka puasanya,” cerita Yahya.

 

MIMPI ANEH

Sampai saat ini Yahya mengaku tidak pernah lagi bertemu dengan penjual ikan itu. Si penjual ikan mengaku dari Dusun Doyan, Desa Sandana (salah satu desa di sebelah utara kota Tolitoli). Meski sudah beberapa orang yang mencarinya hingga ke Doyan, dengan ciri-ciri yang dijelaskan Yahya, tapi si penjual ikan itu tetap tidak ditemukan.

Sejak pertemuannya dengan si penjual ikan itulah katanya, konflik internal keluarga Yahya dengan istrinya meruncing. Istrinya, Lusiana (sekarang Mutmainnah, red) tetap ngotot untuk tidak memeluk Islam. Ia tetap bertahan pada agama yang dianut sebelumnya.

“Malah saya dianggap sudah gila,” katanya.

Tidak lama setelah itu, kata Yahya, tepatnya 17 Ramadan 1427 Hijriah atau tanggal 10 Oktober sekitar pukul 23.00 Wita. Ia antara sadar dengan tidak mengaku mimpi bertemu dengan seseorang yang berpakaian serba putih, duduk di atas kursi. Sementara Yahya di lantai dengan posisi duduk bersila dan berhadap-hadapan dengan seseorang yang berpakaian serba putih itu. “Saya dialog dengan bapak itu. Namanya, katanya Lailatulkadar,” ujar Yahya mengisahkan.

Setelah dari itu, Yahya kemudian berada di satu tempat yang dia sendiri tidak pernah melihat tempat itu sebelumnya. Di tempat itulah, Yahya menengadah ke atas dan melihat ada pintu buka-tutup. Tidak lama berselang, dua perempuan masuk ke dalam. Perempuan yang pertama masuk, tanpa hambatan apa-apa. Namun perempuan yang kedua, tersengat api panas.

“Setelah saya sadar dari mimpi itu, seluruh badan saya, mulai dari ujung kaki sampai kepala berkeringat. Saya seperti orang yang kena malaria. Saya sudah minum obat, tapi tidak ada perubahan. Tetap saja begitu,” cerita Yahya.

Sekitar dua jam dari peristiwa itu, di sebelah kamar, dia mendengar suara tangisan. Orang itu menangis terus seperti layaknya anak kecil. Yahya yang masih dalam kondisi panas-dingin, menghampiri suara tangisan itu. Ternyata, yang menangis itu adalah istrinya, Lusiana.

“Saya kaget. Kenapa istri saya tiba-tiba menangis. Saya tanya kenapa menangis. Dia tidak menjawab, malah langsung memeluk saya,” tutur Yahya.

Ternyata tangisan istri Yahya itu mengandung arti yang luar biasa. Ia menangis karena mimpi yang diceritakan suaminya kepadanya, sama dengan apa yang dimimpikan Mutmainnah.

“Tadinya saya sudah hampir cerai dengan istri, karena dia tetap bertahan pada agama yang ia anut. Tapi karena mimpi itulah, malah akhirnya istri saya yang mengajak,” tandasnya. Alhamdulillah, sekarang kita semua bisa bersatu dan seiman.

sumber : http://muallaf-online.blogspot.com/2009/03/dr-yahya-yopie-waloni-sth-mth-mantan.html

About these ads

Posted on 28 Maret 2010, in Tak Mampu Menolak Kebenaran Islam. Bookmark the permalink. 68 Komentar.

  1. Jangan bermegah dalam kemunafikan , kau akan menerima hukuman , karena sang adil akan segera datang.

  2. Yesus tidak akan datang, sebab Yesus adalah tokoh dalam kisah dongeng paus paulus. Yang datang kepada anda adalah DR. Muhammad Yahya Waloni yang akan menelanjangi agama Kristen. jangan menunggu lama, silakan klik di https://izzatalislam.wordpress.com/2010/06/14/agama-yang-telanjang-di-panggung-sejarah/

  3. hahaha…@izzatalislam ..betul,kau.

  4. pendeta palsu yang ngaku2 pernah jadi rektor UKIP itu?

    Padahal UKIP baru berdiri 3 tahun dan dari pertama berdiri sampai sekarang rektornya belon ganti, gua kenal tuh.. Prof. Dr. Sasmoko

    ngakunya =
    Beliau adalah Bapak DR. YAHYA WALONI, beliau adalah PENDETA (Pelum) GKI di Tanah Papua, Klasis Raja Ampat – Sorong Kepulauan – Propinsi Irian Jaya Barat.
    Beliau kelahiran di Manado, 30 Nopember 1970.
    Beliau juga pernah menjadi Ketua/Rektor STT. Calvinis Ebenhaezer – Sorong sejak 1997-2004.
    Tahun 2003 beliau meningkatkan status STT Calvinis ke tingkat Universitas, dan saat ini dikenal dengan nama UNIVERISTAS KRISTEN PAPUA (UKIP) – Sorong.
    Tanggal 28 Januari 2004, beliau mengundurkan diri dari UKIP.

    lucunya = Tuh pengakuannya… padahal UKIP baru berdiri 8 April 2005

    Oh.. mungkin cari sumbangan seperti yang saya kutip di email nya dia? Dan lagi STT Calvinis Ebenheizer… nggak nemu tuh

    ————————————–…
    udah liat di youtube ? dia malah dengan yakin menunjuk semua pendeta Kristen masuk neraka, kemudian di akhir kotbahnya saya liat dia ngaku sekarang sudah nambah satu istri lagi , dia bilang itulah kelebihan agama islam , aulloh memberikan lebih istri bagi orang2 khusus , termasuk dia. Lebih baik kawin dari pada zinah Pemikiran yang aneh ?? dia mengklaim semua pendeta sehabis kotbah di kamarnya di sediakan ******* untuk menemani tidur . Untuk itulah lebih baik poligami ??

    akhir kata dia , dia akan terus berdakwah dia tidak takut di penjara atau mati , kalau mati langsung di jemput bidadari2 cantik ( otak mesumnya keluar )

    ————————————–…
    Kalau masalah ini sepertinya dua sisi ya ….
    Mantan ‘pendeta’ populer di kalangan Islam.
    Mantan ‘ustad’ populer di kalangan Kristen. (Kalau yang ini berdasarkan pengalaman pribadi sepupu yang pindah ke Kristen Advent dan sekarang menjadi pendeta)

    Tapi kembali ke topik … siapa pun yang mengaku pindah agama seharusnya tidak usahlah mencaci agamanya terdahulu, lebih baik kuatikan iman dengan mendalami agama barunya dan mungkin mewartakan hidayah yang didapatnya tanpa perlu menjelek2an agama lamanya apalagi pake data hoax (note: saya tidak mengatakan data ustad ini hoax karena belum cek dan ricek dengan ybs)

    ————————————–…

    Cara kerja setan memang biasanya mencampuradukkan kebenaran dengan kebohongan. Jadi apa yang dia ucapkan tidak 100% benar tapi juga tidak 100% salah. Coba lihat ajaran-ajaran saksi Yehuwa, kebanyakan campur aduk antara kebenaran dengan kebohongan.

    Paulus memang belum pernah bertatap muka dengan Tuhan Yesus sebelum Dia disalib. Tapi Paulus berjumpa dengan Tuhan Yesus dalam perjalanannya menuju Damsyik, dan penampakan Tuhan Yesus berupa cahaya yang memancar dari langit (Kisah Para Rasul 9:3).

    Kalau “mantan pendeta” ini pernah baca alkitab (semua “pendeta asli” pasti baca alkitab) mestinya dia sebutkan fakta ini

  5. HANYA YESUS?
    Yesus sudah mati ditiang salib. Yang mati ditiang salib adalah terkutuk, berarti yesus adalah terkutuk.

    SEJARAH GKI TANAH PAPUA
    Gereja Kristen Injil Tanah Papua (GKITP) adalah gereja Kristen beraliran Calvinis yang beralamat di Jalan Argapura 9, Kotak Pos 1160, Jayapura 99222, Papua dengan jumlah 42 klasis dan 1.237 jemaat yang bertebaran di seluruh wilayah Papua.
    GKI di Tanah Papua berdiri pada 26 Oktober 1956 sebagai hasil pekabaran Injil yang dimulai oleh Ottow dan Geissler pada 5 Februari 1855. Sejak awal berdirinya, GKI di Tanah Papua adalah suatu gereja yang bersifat oikumenis, dan bukan gereja suku. Oleh karena itu, anggota-anggota jemaat GKI berasal dari orang Papua sendiri dan orang-orang bukan Papua dari berbagai suku dan bangsa serta dari berbagai latarbelakang keanggotaan gereja. Kehadiran dan keberadaan GKI di Tanah Papua adalah kehendak Tuhan untuk menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah yang nyata di tengah keterbelakangan, keterasingan, kebodohan dan kemiskinan. Oleh pemberitaan Injil peradaban baru Papua dimulai dan terus berlangsung sampai sekarang ini.

    STATISTIK GEREJA
    Denominasi gereja: Calvinisme
    Jumlah wilayah pelayanan: 42 klasis
    Jumlah jemaat: 1.237 jemaat
    Jumlah anggota jemaat:
    Jumlah hamba Tuhan:

    BADAN PENGURUS
    Ketua : Pdt. Jemima J.Mirino-Krey, STh
    Sekretaris : Pdt. Hizkia Rollo, STh
    Bendahara : Boas L.Duwiri, SE

    TENTANG GEREJA:
    Sejak awal berdirinya, GKI di Tanah Papua adalah suatu gereja yang bersifat oikumenis, dan bukan gereja suku. Oleh karena itu, anggota-anggota jemaat GKI berasal dari orang Papua dan orang-orang bukan Papua dari berbagai suku dan bangsa serta dari berbagai latar belakang keanggotaan gereja. Kehadiran dan keberadaan GKI di Tanah Papua adalah kehendak Tuhan untuk menghadirkan tanda-tanda Kerajaan Allah yang nyata di tengah keterbelakangan, keterasingan, kebodohan dan kemiskinan. Oleh pemberitaan Injil peradaban baru Papua dimulai dan terus berlangsung sampai sekarang ini.

    SEJARAH SINGKAT :
    1852
    7 Oktober
    Para Penginjil dari Badan Misi Gossner Jerman yakni Johann Geissler, Schneider dan Carl Ottow tiba di Batavia (Jakarta)

    1855
    5 Februari.
    Ottow dan Geissler tiba di Mansinam.

    1956
    Rumah Misi pertama didirikan di Mansinam

    1861
    Penerbitan Buku Nyanyian gerejani pertama yang di terjemahkan dalam bahasa Numfoor.

    1962
    9 November
    Ottow meninggal

    1867
    1 Desember
    Peresmian Gedung Gereja Pengharapan di Mansinam .
    1865
    1 Januari
    Dua orang wanita (Sara dan Margaretha) yang biasa membantu di rumah Geissler menjadi orang Papua pertama yang dibaptis.

    1969
    16 Agustus
    Geissler meninggalkan Mansinam kembali ke Jerman.

    1970
    11 Juni
    Geissler meninggal dunia dalam usai 40 tahun.

    1956
    26 Oktober,
    GKI di Tanah Papua berdiri.

    YAYASAN DAN LEMBAGA MILIK GEREJA
    YAYASAN PENDIDIKAN KRISTEN (YPK)
    SEKOLAH TINGGI THEOLOGIA IZAK SAMUEL KIJNE

    SUMBER PUSTAKA:
    http://www.pgi.or.id

    Kristen kembali membalikkan fakta dengan merubah data kelahiran UKIP di tanah papua menjadi tahun 2005, kenapa diubah? hanya untuk mengeluarkan Dr. Yahya Waloni dari keterlibatan dalam UKIP. Terlibat atau tidaknya Dia dalam UKIP tidak terlalu penting, tetapi yang penting adalah tidak ada pendeta kristen yang berani berdebat dengan Dr. Yahya Waloni dalam hal teologi kristen.

  6. @IZZATAISLAM : MANTAP BRO…..!!!

  7. Kristen kembali membalikkan fakta dengan merubah data kelahiran UKIP di tanah papua menjadi tahun 2005, kenapa diubah? hanya untuk mengeluarkan Dr. Yahya Waloni dari keterlibatan dalam UKIP. Terlibat atau tidaknya Dia dalam UKIP tidak terlalu penting, tetapi yang penting adalah tidak ada pendeta kristen yang berani berdebat dengan Dr. Yahya Waloni dalam hal teologi kristen.
    ===================================

    Bukan orang-orang Kristen namanya jalau tidak bersilat lidah, mereka kan domba-domba yang perlu digembalakan………..!!!!

    Cuma sayang pengembalanya sudah bosan akhirnya berhenti menjadi pengembala……………!!!!

    Dan mantan pengembala itu ..yaitu Pendeta Yahya Yopie Waloni,
    Gw pingin lihat orang-orang Kristen ternama di negeri ini, debat agama dengan Pendeta Yahya Yopie Waloni pasti seruuuuuu !!!!

    Waduh Pendeta maupun Pastur ditelanjangi oleh Pendeta Yahya Yopie Waloni tetapi belum ada yang berani tantang dia……………….!!!!

  8. G boleh…

  9. YESUS MEMBERAKI PEMAKAN BABI YG TINGGAL DI INDONESIA….
    PERGI LAH KALIAN KE NERAKA KARENA DI DUNIA INI TIDAK ADA TEMPAT UNTUK KALIAN…. SESUNGGUHNYA AGAMA YG DIRIDHOI ALLAH HANYALAH ISLAM….

  10. Agama Islam datang dengan misi untuk meluruskan kembali ajaran monotheisme ( Tuhan YME.) yang telah disimpangkan oleh agama Kristen menjadi ajaran Tuhan Trinitas/ Tritunggal. Maka bertobatlah dan kembalilah wahai domba2 yang tersesat.

  11. iyah ni….klo memank umat kristiani tdk percaya dengn omonngan beliu…ya sebaiknya di hadirkn seorng pendeta unuk menyangga keterngn beliu….
    buat saudara sebangsa dan setanah air… hanya YESUS berkata…:

    klo bisa lo bujuk donk pendeta di Gereja yg lo sering hadiri buat ketemu n bertatap muka deng DR.Yahya…kan tu lebih baik…dari pada lo buat data” palsu di forum ini..

  12. MENGRITISI PEMIKIRAN DR. M. YAHYA WALONI
    (Mantan Rektor UKI Papua & Pendeta Gereja Kristen Indonesia di Papua)

    DALAM BUKUNYA,
    THE LOGICAL OF SIMPLE KEBENARAN ISLAM MENURUT PENDETA
    PENERBIT AS SHIDDIQ 2008
    Oleh:

    Teguh Hindarto, MTh.

  13. artikel diatas bisa di uplod saudara, silakan serch di google….dr pada cape2 sigea….hehehehe

  14. Bpk. Teguh Hindarto Banci….
    ga berani berargumen langsung di depan Bpk. Yahya.
    masak cuman berani lewat tulisan doang….

  15. ia nigh , , , orang kafir gk ada ilmu nya cuma bisa ngatain

  16. 1956
    26 Oktober,
    GKI di Tanah Papua berdiri.

    YAYASAN DAN LEMBAGA MILIK GEREJA
    YAYASAN PENDIDIKAN KRISTEN (YPK)
    SEKOLAH TINGGI THEOLOGIA IZAK SAMUEL KIJNE

    SUMBER PUSTAKA:
    http://www.pgi.or.id

    Kristen kembali membalikkan fakta dengan merubah data kelahiran UKIP di tanah papua menjadi tahun 2005, kenapa diubah? hanya untuk mengeluarkan Dr. Yahya Waloni dari keterlibatan dalam UKIP. Terlibat atau tidaknya Dia dalam UKIP tidak terlalu penting, tetapi yang penting adalah tidak ada pendeta kristen yang berani berdebat dengan Dr. Yahya Waloni dalam hal teologi kristen.

    =====================

    HAHAHAHA…

    tanggal 26 oktober 1956 “Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua” BERDIRI

    >>itu baru gerejannya yang berdiri…

    nahh, barulah 49 tahun kemudian pada pada tanggal 8 April 2005 “Universitas Kristen Indonesia Papua” di dirikan…
    http://ukip.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=13&Itemid=40

    tuhh kan muslim membalikkan fakta…

    STT Calvinis Ebenheizer??? hahaha itu tidak pernah ada…

    ==============
    wahai saudara muslim… mengapa ohh mengapa kalian membuat kesaksian palsu ttg mualaf?? apakah ini yang kalian sebut TIPUAN SUCI / TAQQIYAH???

  17. ceramah muhammad yahya…..ok…………

  18. ene pemuka agama yang membandingkan agama tertentu yah.. bekas agamanya di hina lg.. dah kek mahkluk suci dia, hina-hina agama orang.. yang kek begini bukanya bikin indonesia makin damai dengan tenggang rasa.. orang pinter gk pernah ngehina, cuma orang tolol yang menghina-hina untuk menutupi kegoblokanya.. pemuka agama itu membuat solusi bukan membuat emosi..

  19. yahya waloni itu ternyata pemulung….baca arrahman.com. yg ginian dibanggain!!

  20. nih klaim agama ente tentang adanya nama nabi ente muhammad di kitab kidung agung 5:16

    =============================
    Hebrow dalam lagu song of songs 5:16:, [kidung agung 5:16]

    here is the verse, song of songs 5:16:

    ” חִכּוֹ, מַמְתַקִּים, וְכֻלּוֹ, מַחֲמַדִּים; זֶה דוֹדִי וְזֶה רֵעִי, בְּנוֹת יְרוּשָׁלִָם ”

    מַחֲמַדִּים : muhammadim

    and here is muhammad: ” מַחֲמַדִּ ”

    and im is used in hebrew for the plural of respect

    Apakah Itu Suatu Kebetulan Atau Memang Itu Benar Adanya.
    Lalu Jika hanya Kebetulan Kenapa Nama Muhammad Yang Harus Dipakai.

    Saya Ada Tiga Video Untuk Lebih Jelasnya dari Youtube


    http://www.youtube.com/watch?v=3zM3Y84a5PA&NR=1

    ==========

    nih kata kata ente sendiri tentang kitab kidung agung 5:16

    Bacalah Kitab Perjanjian Lama pada Kitab Kidung Agung yang tersebut dibawah ini, lalu berikan penilaian sendiri, apakah ini cocok dianggap firman Tuhan yang suci atau ini adalah kisah porno yang membangkitkan birahi. Boleh-boleh saja salomo berkreasi, tetapi kenapa Tuhan mengadopsi karya salomo dan diwahyukan kepada nabinya secara vulgar, apakah tidak ada bahasa lain yang lebih sopan, bagaimanakah perasaan seorang nabi ketika menyampaikan firman ini kepada umatnya.

    Menurut saya itu bukan firman Tuhan dan tidak layak ada dalam kitab yang dianggap suci.

    pertanyaannya:

    ada apa dengan ente dan teman ente?

    kemarin ente bilang kidung agung bukan firman tuhan
    sekarang teman ente bilang nama nabi ente ada di kitab kudung agung

    capedeh…

    bersyukurlah pada kitab kidung agung,
    yang menurut ente :

    “kisah porno yang membangkitkan birahi”
    “bukan firman Tuhan”
    “tidak layak ada dalam kitab yang dianggap suci”

    karena di dalam kitab porno itu ada nama nabi ente..

    duh… apa maksudnya tuhan naruh nama muhammad di kitab porno?

    tanya tuh waloni..
    .

  21. waloni selamat masung islam..

    tuh nama nabi muhammad anda ada di hebrew 5:16

    alias kitab kidung agung 5:16

    kata yang punya nih situs :
    bukan fiiman tuhan
    kitab porno / birahi
    tidak layak masuk kitab suci

    nah, kenapa klaim nama muhammad ada di kitab porno penuh birahi???

    ckckckc..
    orang islam.. kemarin bilang bukan firman tuhan
    hari ini bilang nama muhammad ada di kitab porno

  22. aku memeluk islam……
    coba baca buku atau search google… bukan cuma yahya sbg mantan pendeta tapi ada beberapa pendeta masuk islam tapi yg menarik beberapa pendeta yg masuk islam berasal dr kaum cerdas…Kenapa??? krn mereka berhasil memakai otaknya untuk mencari sebuah kebenaran dalam memeluk agama,dgn otaknya dia berpikir bahwa agama islam itu adalah agama yg benar…so buat saudara nasrani,pakelah pikiran,bukalah pikiran untuk mencari sebuah kebenaran dan kemudian tentukanlah agamamu

  23. Gua aja terus disalahin dari dulu!
    Orang yang selingkuh, ngakunya DIRAYU SETAN
    Orang yang membunuh, ngakunya DIBUJUK SETAN
    Orang yang debatin agama, ngakunya PERBUATAN SETAN
    cape gua diFITNAH TERUS
    dasar SETAN!!

  24. ketika saya medengar ceramahnya saya hanya merasakan adnya roh kepahitan…..kiranya apa yg anda sampaikan dapat anda pertanggung jawabkan di akhir zaman ….semoga Tuhan mengampuni dosa anda……..gbu

  25. Cuaua….kikiki…kikkkkk…..kalian tertipu… Aku tuh cuman cari sensasi dan duit.

  26. Apapun alasan’a! tuhan bukan dari sebangsa manusia
    ( pake logika jg g masuk akal )
    Sorry Bro, gw jg g pernah lihat ALLAH SWT
    Tapi gw ngerasa kebradaan’a dlm hati & nurani gw……
    knapa tuhan yg g berdaya kita harus sembah, dia aja ga bisa nolong dirinya sendiri….klo memang dia tuhan, dia pasti bisa lolos dari salib Bro…..
    Dan knapa juga bapa ama ibu’a ga nolongin,

  27. damai itu indah

    biarkan dia memilih sendiri,
    tanggung sendiri dosa masing2
    gitu aja kok repot…….

  28. Salam buat Yahya Waloni aja deh. Tuhan Yesus Memberkati

  29. seorang manusia yg hina dimata Allah

    udah lah orang kristen banyak bacot!!! sok suci, sok damai padahal hati mereka semua dengki, jahat kalo liat orang islam… paman gw orang kristen udah numpang dirumah orang tua gw waktu gw sekolah dasar tiap gw pulang sekolah setel gede2 tuh ceramah menghina2 islam (terbukti ceramah2 digereja tiap minggu pasti ada hinaan buat islam) ….tiap hari islam dijelek2in, tiap hari setel lagu2 ngga jelas sekarang sodara2nya yg kristen ga ada yg mau nampung dia… malah ditampung sama adik gw yg islam dan ga pernah disuruh masuk islam (terbukti islam ga pernah memaksa orang masuk islam)

    ingat Allah menciptakan manusia mempunyai akal dan pikiran agar manusia bisa memilih mana yg benar dan mana yg salah karna itu manusia itu spesial dimata Allah dari pada semua mahluk ciptaannya … coba anda pikir dengan akal pikiran anda dengan jernih dan logis sejarah turunnya agama dari yang pertama samapai terakhir di turunkan nya al quran , semua ada lah pembenaran dari kesalahan2 yang diperbuat oleh manusia dalam menerima Allah sebagai tuhan, tetapi tuhan tidak menghapus kesalahan2 tsb tapi tetap menyisakan agar manusia berpikir….tuhan ga akan membuat semua manusia itu baik semua…mustahil karena kejahatan dan kebaikan adalah pilihan manusia hidup didunia

    soooooo what is your choice??? kalau anda menggunakan akal sehat Allah pasti membimbing kita kejalan yang lurus yaitu ISLAM, kalau masih menerima yesus sebagai tuhan , anda sedang menuju kesesatan, mensia siakan akal pikiran kalian yang telah Allah karuniakan kepada anda ….manakah pilihan kalian??

  30. HAHAHAHA…

    tanggal 26 oktober 1956 “Gereja Kristen Indonesia di Tanah Papua” BERDIRI

    >>itu baru gerejannya yang berdiri…

    nahh, barulah 49 tahun kemudian pada pada tanggal 8 April 2005 “Universitas Kristen Indonesia Papua” di dirikan…
    http://ukip.ac.id/index.php?option=com_content&task=view&id=13&Itemid=40

    tuhh kan muslim membalikkan fakta…

    STT Calvinis Ebenheizer??? hahaha itu tidak pernah ada…

    ==============
    wahai saudara muslim… mengapa ohh mengapa kalian membuat kesaksian palsu ttg mualaf?? apakah ini yang kalian sebut TIPUAN SUCI / TAQQIYAH???
    ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

    TANGGAPAN:

    Mana om?? kok Link-nya gk bisa kebuka? apa langsung tutup yah krn rektornya keluar?? Taqiyyah KRISTEN: Hendaklah kamu Cerdik seperti ular…tulus seperti merpati…hehehe,,ngajarin licik juga tuh :p :p :p

    sekolah Teologia memang rawan kepunahan…..

  31. Link-nya nggak bisa dibuka….ha….ha….ha…..mungkin lagi link-lung.

  32. Aduh…kasian sekali manusia2 ini, sepanjang sejarah cuma ribut n perang masalah agama mana yg paling benar…padahal agama itu ada sebagai “tutorial” kita hidup dan mengelola dunia seisinya yang dipercayakan pada manusia oleh Penciptanya…

    Dan sejatinya secara ajaran agama, iman belum tentu bisa memuaskan logika, dan disitulah keindahan masing2 agama bagi pemeluknya, percuma saling mendebat…

    Daripada saling debat gak maju2, nih ada teori yang memuaskan logika tapi menghancurkan iman (hihhihi)

  33. yesus….. yesus itu tdak ada yag ada hanya Nabi Isha AS. Yakinlah Wahai Sodara2q Sungguh akan tiba hari nantix kmu membenarkan kata2q nieh .. ALLAH SWT is the only God
    . Muhammad is the mesengger

  34. Tuhan Yesus kiranya mau mengampuni kamu Yahya yg sangat pintar bagi dunia tp bukan untuk kerajaan Allah.

    .

  35. M.Andi sultan syahril

    Udalah… Ngak perlu di perpanjang terus”san neh debat..!!
    Intix jika mmng yesus tu tuhan.. Knpa tidak ada kesaksian dari dia klo dia tu tuhan..

    Coba ja kalian cari dalam taurat,mazmurdaud,injil/bible,alqran.. Ngak bkalan ada yesus berkata..!! AKU ADALAH ALLAH/ ANAK TUHAN.. MAKA MENYEMBAHLHAH KEPADAKU..

    Semua kitab suci pasti mengajarkan..!!!!
    Menyembahlah kepada allah.. Jadi intinya skrang agama apa yg benar..?? Kan begitu..

    Punya otak kan..??? Gunakan dong tuk berfikir.., bukan tuk memfitnah..

    Udahhh.. Lakum dinukum waliadin

  36. bissmillahirohmanirrohim.,.
    yang pasti umat islam mengakui taurat,zabur,injil dan al qur’an lah yang menyempurnakan.
    wassalam.,.,

  37. Kenapa ya??…..klu ada Kristen masuk eslam trus jd jahat dan suka menghina gt???……contohnye Waloni itu…..tp klu ada islam masuk Kristen kok jd bertobat dan benar-benar baik….contohnya…Pdt.Yusuf Roni,Ali Markus,..gak prnh tuh mereka jelekin agama lamanya islam……..apa yg salah nich???…..xixixixixi

  38. mantap, siapa yang merasa tidak punya dosa, teruslah melecehkan agama orang lain sampe lidah putus. Pasti anda semua akan masuk surga.

  39. enakan komunis coy kaya gua
    hahahahaha

    kga ada gunanya lue semua
    bisa ngomong doang, tpi blum tentu kalian bisa kya yang kalian omongin

    klo emng tuhan ada, mungkin tuhan nangis lihat lue lue semua

  40. Bpk Yahya Waloni dulunya adalah salah satu org kafir dan telah mendapatkan Hidayah dari Allah SWT. Allahu Akbar !

  41. dan ali markus pun mengungkapkanya semua setelah masuk islam kembali.

  42. Laailaaha illallaah muhammadurrasulullaah.
    Laailaaha illaa anta subhaanaka inniikuntuminaddlhoolimiin.
    :-):-):-):-):-):-)

  43. STH,MTH dan DR (pendeta) atau Ustad

  44. Banyak sekali pendeta2 yang masuk islam, tetapi kiyai atau ustad tidak pernah masuk agama lain….
    apakh kalian tidak memikirkannya….

  45. setiap bayi yang lahir adalah suci (islam), orang tua dan lingkungannyalah yang akan menguji dan mengarahkan apakah tetap islam atau berubah menjadi non muslim. tatkala akal sehat tidak digunakan, maka manusia itu akan iakan menjadi fasik, dzolim atau kafir. Islam tidak terpengaruh oleh jumlah, sekalipun segelintir orang dan lainnya kafir, tetep saja haq. sebaliknya jika sudah tidak ada lagi orang yang meninggikan “Laa Ilaha illalloh”, pasti kiamat. Jadi orang kafir sebenarnya di dunia nunut urip dengan orang muslim, maka sadarlah bahwa petunjuk Alloh adalah petunjuk yang sebenarnya. Tidak ada gunanya memeluk dan membela ajaran yang rusak secara pemahaman seperti …………..!

  46. aq ngefans sama dr.yahya waloni ceramahnya oke……………………

  47. QS:17:( 53 ) ” Dan katakanlah kepada hamha-hamba-Ku: “Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sesungguhnya syaitan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.”
    Hindarilah perkataan buruk dan caci maki, yang akan dimanfaatkan oleh syaithon untuk mengadu domba manusia. Ingatlah anda hanyalah sekedar memberi peringatan, anda bukanlah orang yang berkuasa untuk memberi hidayah, kalaupun mereka itu tetap tidak mau beriman, hanya kepada Allahlah dikembalikan segala urusan.

  48. Kenapa Yahya begitu??
    itu karena kristen emang tidak bener!!
    awas loh kristi.anus,,,Thuan lo ntar masuk angiiinn!! pake’in baju n slimut.. kasihan Tuhan lo ditelanjangin gitu.

  49. RENCANA DEBAT VS YAHWA WALONI BATAL
    ——————————————————

    Teman2 sepertinya kita semua akan kecewa karena rencana debat dengan Yahya Waloni kemungkinan besar / bahkan bisa dipastikan tidak jadi. Dan ada kisah menarik di balik ini.

    Kalau saudara mendengar video saya (part 1), di bagian pendahuluannya saya menceritakan ttg perkenalan sy pertama kali dengan Yahya Waloni ini. Pada saat saya menelpon dia untuk pertama kalinya, tanpa ada hujan angin dia langsung ngamuk2 dan memaki2 saya tidak karuan. Bahkan dengan kata2 yg sangat kotor (cuki mai, anjing, babi, dll). Saya sempat tidak menjawab apa2 karena bingung kenapa dimaki seperti tu padahal baru sekedar perkenalkan diri. Akhirnya malam itu kami 2 bertengkar agak hebat dan setelah itu mereda dan dia lalu jelaskan bahwa dia menyangka saya adalah salah seorang Islam yg meneror dia.

    Tapi lepas dari itu. adalah tidak etis kalau seorang ustad (mantan pendeta, mantan rektor sekolah teologia, mantan rektor Universitas Kristen) kok mulutnya sekotor itu. Sayang sekali saya tidak punya bukti apa2 karena tidak sempat merekam semua makian dia.

    Nah, tadi di tread yg lain saya info pada saudara2 bahwa direncanakan akan ada debat yg mempertemukan saya dengan Yahya di Lampung. Saya mendapat info tersebut karena saya dihubungi oleh saudara Yusuf Al Islami (seorang Islam) yg akan menjadi ketua panitia acara tersebut. Bahkan kami sudah saling bertukar nomor hp untuk mengkomunikasikan acara tersebut. Sayang sekali dalam waktu beberapa menit rencana acara tersebut kemungkinan besar tidak jadi. Mengapa?

    Begini ceritanya…….

    Saudara Yusuf Al Islami yang sudah menonton video saya di youtube tadi pagi bertemu dengan Ustad Yahya Waloni di Lampung, nah setelah disampaikan kepadanya tentang video2 saya yang menganggap bahwa Yahya cuma membual, Yahya Waloni lalu menyuruh saudara Yusuf Al Islami untuk mengatur acara dialog / debat antara dia dan saya dengan menghadirkan umat islam dan Kristen secara terbuka. Atas dasar omongannya itu maka saudara Yusuf Al Islami pun menulis di status facebooknya :

    =====

    Yusuf Al Islami : “Saya baru SMSan dengan ustad Yahya Waloni, berkaitan dengan Vidio Pdt Ersa Alferd Soru, S.Th, M.Pdk yang menyatakan bahwa Ustad Yahya Waloni adalah seorang Pembual ………

    jika ada yang tahu alamat dan nomor beliau silahkan hubungi saya, karena saya diminta sebagai mediator oleh Ustadz Yahya Waloni, untuk mengadakan dialog terbuka yang disaksikan pihak islam dan kristen ….

    Tentunya dialog ini sangat penting agar kita semua baik pihak islam dan kristen tahu siapa ustadz Yahya Waloni yang sebenarnya …..

    =====

    Akhirnya saya pun terkontak dengan saudara Yusuf Al Islami dan menyatakan bersedia untuk debat dengan Yahya Waloni. Yusuf Al Islami menulis :

    =====

    Yusuf Al Islami : Pdt. Ersa, terima kasih sudah inbox nopenya … mohon nope saya juga disimpan ….

    DARI VIDIO YOUTUBE YANG DIUNGGAH OLEH PDT ERSA, BELIAU BERKATA, BAHWA USTAD YAHYA WALONI TIDAK BERANI DAN TIDAK PERNAH MAU BERHADAPAN DENGAN PDT. ERSA

    TAPI DARI SMS SAYA DENGAN USTADZ YAHYA WALONI BELIAU SANGAT ANTUSIAS UNTUK BETREMU DENGAN PDT. ERSA …. TINGGAL KITA LIHAT SIAPA SEBENARNYA YANG MEMBUAL … DAN DISINI USATDZ YAHYA WALONI MEMINTA SAYA SEBAGAI FASILISATOR … MAKA JIKA DIA TIDAK DATANG …. SAYA TETAP AKAN MEMBELA PDT. ERSA … KENAPA, KARENA SAYA AKAN BERSIKAP NETRAL …………

    KEPADA YANG LAIN KITA TUNGGU TANGGAL MAINNYA SAJA … BIAR SAYA YANG KOMUNIKASI DENGAN MEREKA BERDUA

    =====

    Setelah itu saudara Yusuf pun mengontak kembali Yahya Waloni. Di luar dugaannya, tanpa tahu alasannya, saudara Yusuf justru dimaki2 tidak karuan oleh Yahya Waloni.

    Berikut ini kesaksian dan kata2 saudara Yusuf Al Islami dalam statusnya :

    =====

    Yusuf Al Islami : All: saya tidak membela Pdt. Ersa … karena posisi saya saya katakan NETRAL, maka saya katakan bahwa apa YANG DIKATAKAN OLEH PDT. Esra Alfred Soru ITU BENAR ADANYA …. TERNYATA YAHYA WALONI BENAR-BENAR TAKUT BERHADAPAN DENGAN PAK PENDETA …

    KENAPA SAYA BERKATA DEMIKIAN : YAHYA WALONI, MEMAKI SAYA DENGAN SEBUTAN BINATANG DAN AKAN MEMENGGAL KEPALA SAYA JIKA BERTEMU …..

    JADI DARI UCAPAN INI SAYA BISA MEMBUKTIKAN SIAPA YANG BENAR DAN SALAH …. MAAF KEPADA SAUDARA MUSLIM, SAYA TIDAK MELIHAT PDT. ERSA SEBAGAI KRISTEN, TAPI SAYA MELIHAT DARI UCAPANNYA KALAU DIA ITU BENAR.

    Yusuf Al Islami : Pdt. Ersa, Yahya Waloni bilang tadi akan MEMENGGAL KEPALA SAYA JIKA BERTEMU …. saya sudah tantang dia KETEMUAN DI POLDA LAMPUNG …. dan jika dia berani datang SMS ANDA AKAN SAYA LIHATKAN KEPADANYA …..

    Yusuf Al Islami : Ternyata nasib saya dengan Pdt. Esra Alfred Soru sama …. SAMA-SAMA DICACI MAKI DAN DIBILANG PENGHUNI RAGUNAN ….HEHEHHEHEHEHHE ……….. SAMA SAYA AJA BERANI BERKATA DEMIKIAN GIMANA SAMA PENDETA …

    Yusuf Al Islami : ALL: JUSTRU SEKARANG SAYA LEBIH KAGUM DENGAN PDT Esra Alfred Soru …. BELIAU BEGITU SOPAN …. MOHON KEPADA SAUDARA MUSLIM …. WALAUPUN PDT Esra Alfred Soru , TIDAK SEIMAN DAN SEAKIDAH DENGAN KITA … TAPI APA YANG DIUCAPKANNYA BISA DIJADIKAN JAMINAN …. SAYA SAKSINYA ….

    Yusuf Al Islami : Pdt. Ersa, saya bilang … ustadz minta saya untuk menjadi fasilisator dialog dengan pdt. Ersa … saya katakan sekarang saya sedang smsan dengan beliau … beliau bilang (pdt. ersa) siap dialog dengan anda kapan saja dan di mana saja …. dia malah bilang, mana bukti kamu kalau kamu itu muallaf, … mana bukti kamu kalau kamu pembina kerohanian di polresta ….

    dia lanjutkan dasar binatang kamu .. kalau ketemu saya penggal kepala kamu …..

    hehehehehehehe …… ternyata dia takut dengan anda pak

    Yusuf Al Islami : Riyadi S Harun: hehehehehe … dari awal saya sudah bilang …POSISI SAYA NETRAL … dan disini juga banyak orang Kristennya, termasuk Pdt. Ersa …. si yahya minta saya sebagai fasilisator mempertemukan saya dengan Pdt. Ersa, tapi giliran pak Pdt, mau dia malah maki-maki saya ………. klau emang dia punya nyali kenapa TAKUT SAMA PDT> ERSA ….

    =====

    Teman2, dengan adanya makian2 dari Yahya waloni ini kepada saudara Yusuf Al Islami, maka kemungkinan besar atau bahkan boleh dipastikan bahwa rencana debatnya dibatalkan.

    Tetapi dari cerita ini, saya kira Yahya Waloni ini agak gila. Tanpa alasan yg jelas tahu2 memaki2 orang. Itu dia lakukan pada saya 3 tahun lalu, dan sekarang bahkan pada sesama Islam. Ini membuat saudara Yusuf Al Islami bertambah curiga kepada Yahwa Waloni ini. Siapa dia sebenarnya? Keraguan yang sama pernah dinyatakan pak Insan Mokoginta (mualaf) pada saya tentang kemualafan Yahya Waloni ini.

    Dia mengaku mantan pendeta, mantan rektor STT Calvinis, mantan rektor Universitas Kristen Papua. Beberapa hari lalu seorang memberi informasi tentang Yahya Waloni ini :

    ====

    Welmi Lahinda : Yahya Yopi Waloni, manusia putarbale (pembohong) mempunyai seorang istri dari banten, dua orang anak yg bernama sefanya dan jonathan. Mengaku bertobat setelah dikeluarkan dari TNI AD krna kasus timor timur, dididik oleh Pdt Yusuf Roni dan mengajarkan paham Calvinis. Datang ke kota Sorong Papua ditahun 2001, melakukan khotbah di ibadah2 kerukunan dan instansi serta beberapa gereja yg dipanggil untuk berkhotbah. Thn 2003 datang ke kantor Sinode GKI Papua di Jayapura dengan harapan di terima di GKI Papua, tetapi ditolak. Sebenarnya penolakan ini dampak dari penolakan beberapa kerukunan dan gereja yg berpendapat pengajaran Waloni melenceng atau sesat. Ditahun yg sama waloni bekerja sama dengan seorang pengusaha untuk mendirikan sekolah theologi Calvinis, tetapi karena pertanggung jawaban keuangan yang tidak jelas sehingga Waloni dikeluarkan dari sekolah tersebut sebelum sekolah tersebut diresmikan. Sekarang sekolah tersebut bernama Sekolah Tinggi Theologi Papua. Waloni akhirnya hengkang dari Sorong dengan meninggalkan seorang istri dan dua orang anaknya dan katanya ke Kalimantan tetapi membawa seorang perempuan lain. (ini pengakuan dari istrinya saat menjual kasur dan lemari pada om saya sewaktu saya tinggal dengan mereka di Sorong) sebenarnya masih banyak kebohongan lain yg tak dapat ditulis disini karena saya hampir tiga tahun bersama dia di Sorong.

    =====

    Juga di dalam statusnya saudara Yusuf Al Islami, seorang memberikan informasi :

    =====

    Maikel Excel Lolowang : Apakah kesaksian yahya waloni dapat disebut sbg hidayah ? dari beberapa kesaksian yang di tampilkan Yahya Waloni, dapat di simpulkan orang ini bukan mendapat Hidayah, melainkan telah di sesatkan oleh syaiton, tidak ada orang yang mendapat Hidayah lalu menghina, mencaci maki dan menghujat (usaha mengkritisi secara tidak bertanggung jawab), setelah masuk islam, orang ini tidak jauh beda dgn muslim radikal, Fakta tentang Yahya waloni, sebelum masuk islam, ia bukan rohaniawan yang baik, salah satu perilakunya mengapa Ia harus di pecat dari sekolah teologia dan gerejanya, adalah karna kebiasaannya Mabuk-mabukkan, dan hal ini mengapa ia
    mengatakan orang2 kristen suka mabuk2an, kebiasaan buruk yang berikutnya adalah mengumbar hawa napsu duniawi, tidur dgn banyak wanita, ini salah satu alasannya mengapa ia harus masuk islam, Yahya Waloni sekarang memiliki dua Istri, dan mungkin akan bertambah, seperti yang diketahui Islam adalah ajaran yang melegalkan Poligami, sedangkan di dalam kekristenan hal ini sangat2 di larang, Pengakuannya bahwa ia adalah Pendiri dan Rektor UKIP (Universitas Kristen Papua) adalah pernyataan yang tidak bertanggung jawab, Rektor UKIP sejak berdiri adalah Prof. Dr. Sasmoko, dan UKIP baru berdiri pada tanggal 8 April 2005, sangat jauh dari ungkapan Yahya Waloni, bahwa ia mengundurkan diri dari UKIP pada tanggal 28 januari 2004.

    BERIKUT ADALAH SANGGAHAN PDT.
    YAKUB SULISTYO ATAS KESAKSIAN YAHYA
    WALONI :

    http://www.4s.io/mp3/C7hjpN2E/Sanggahan_Yahya_
    Waloni_1.html?refurl=d1url http://www.4s.io/mp3/
    Jk8rC5hc/Sanggahan_Yahya_ Waloni_2.html?refurl=d1url
    http://www.4s.io/mp3/Kg-v0Xii/Sanggahan_Yahya_
    Waloni_3.html?refurl=d1url

    =====

    Dari semuanya ini kira Yahya Waloni ini memang sejak masih Kristen sudah tidak beres. Ia lalu masuk Islam hanya sekedar untuk mencari popularitas dan duit semata.

    Semoga informasi ini berguna bagi umat Kristen maupun Islam agar berhati2 dengan ustad Yahwa Waloni, serigala berbulu domba ini.

    Salam
    Batal Suka · · Berhenti Mengikuti Kiriman · Bagikan · 2 jam yang lalu

    Anda, Guntur Hari Mukti dan 5 lainnya menyukai ini.
    Esra Soru Pak Yusuf Al Islami saya hadirkan di sini sebagai saksi korban. Hehehe…..
    2 jam yang lalu · Suka
    Yusuf Al Islami betul … bukan hanya pihak kristen saja yang kecewa … tapi kami juga dari pihak islam sangat kecewa …. banyak orang (muslim) sangat kagum dengan sosok yahya Waloni … ternyata ucapannya tidak lebih dari seorang PREMAN PASAR ….

    Dari awal si Yahya meminta saya untuk menjadi FASILISATOR antara Pdt. Ersa Esra Soru dengan dirinya dalam acara dialog tersebut ……. tapi setelah saya nyatakan Pdt. Soru siap, dia malah berkata layaknya seorang PREMAN ….

    kamu itu BINATANG, ANJING, BABI ….. seharusnya dia bersyukur, karena saya mau menjadi fasilisator dia …

    Mulai saat ini saya janji akan mengungkap kebusukan Yahya Waloni dan saya harap pak pendeta bantu saya, mohon kirim informasi lewat sms saja …agar tidak memperkeruh suasana … biar saya saja yang mengungkap kebusukannya, cukup pak pendeta menginfokan lewat inbox atau SMS …. kalau saya yang mengungkap kebusukannya umat islam akan lebih percaya dari pada pak pendeta …. tks …. sebelumnya
    2 jam yang lalu · Telah disunting · Suka · 4
    Athanasius Kupangxandria hihihihihihi
    ya sudhlah kita sdh cukup tahu siapa si Yahya itu…..
    mmg dasar dianya sendiri yg ga beres
    heran kok bisa2nya mash ada manusia2 yg mau dengar dia pung “siraman rohani” XD
    2 jam yang lalu · Suka · 1
    Welmi Lahinda maaf, saya bisa memastikan bahwa Yahya Yopi Waloni tidak akan berani berdebat, soal kelakuannya yg tukang maki itu sudah kebiasaannya. Yg disayangkan adalah saudara2 kita dari muslim yg menjadi korban kebohongannya.
    2 jam yang lalu melalui seluler · Suka
    Welmi Lahinda pak Esra, boleh saya minta tulisan bpk ini masukan didinding saya? Soalnya saya mau copi, tapi tidak bisa.
    2 jam yang lalu melalui seluler · Suka
    Yusuf Al Islami Welmi Lahinda: tidak usah kuatir dengan saudara muslim … ucapan saya di lampung cukup diperhatikan dan di dengar dari pada si yahya …. saya asli orang lampung sedangkan si yahya tidak jelas … saya sedang berkoordinasi dengan semua teman di indonesia untuk berhati-hati dengan kedatangannya ………
    2 jam yang lalu · Suka
    Athanasius Kupangxandria just info

    harap berhati2 sa, karakter si waloni ni mangkali 11/12 dgn ini trio idiot dari jepara, dong baru habis bunuh seorg murtadin (calon pendeta). alasannya karena waktu debat, si murtadin maki2 dong….tp snd ada saksi o…..bisa sa ini akal2an …Lihat Selengkapnya
    Omega Suparno ‘Murtad & Menghina Islam’ Memang Wajib Dibunuh
    http://www.voa-islam.com
    Trio Mujahid Jepara telah melangkah mewakili umat Islam menunaikan kewajiban aga…Lihat Selengkapnya
    2 jam yang lalu · Suka
    Maxsy Christian Lay Saudara Yusuf Al Islami apa perkataan saudara ini dapat di percaya. berani buat jaminan tertulis tidak?????????
    2 jam yang lalu · Suka
    Yusuf Al Islami menurut saran Pak Esra Alfred Soru, jangan dulu, karena tadi pembicaraan belum direkam ….. kalau anda punya rekaman akan saya kasih nomor dia sebelum diganti …….

    saya berani membuat pernyataan tertulis, tapi saya tidak punya bukti kalau dia bicara seperti itu …..
    2 jam yang lalu · Telah disunting · Suka
    Yusuf Al Islami Maxsy jika ada info ini nomor saya 0852 0855 5166
    2 jam yang lalu · Suka · 1
    Dhagha Dhu Hodge Mantap Pak Esra. . .
    2 jam yang lalu melalui seluler · Suka
    Maxsy Christian Lay Yusuf Al Islami: saudara di lampung tinggal di lampung mana?????? saya juga 4Tahun tingal di daerah lampung Selatan. kalau boleh tau alamat saudara???????????
    2 jam yang lalu · Suka
    Yusuf Al Islami SAYA TINGGAL DIBANDAR LAMPUNG … TEPATNYA DI JALAN ZA. PAGAR ALAM … BELAKANG KAMPUS MUHAMMADIYAH LABUHAN RATU ……… KALAU ALAMAT KANTOR DI YAYASAN SIGER LINGUA JALAN HI. AGUS SALIM NO. 53 KALIAWI …. TAPI KAYANYA SAYA TIDAK LAMA DISANA KARENA SAYA DIMINTA MENGAJAR DI PONDOK PESANTREN DI LAM-UT
    sekitar sejam yang lalu · Suka
    Maxsy Christian Lay CD dakwaan yahya yang menghujat org Kristen ada banyak di Youtobe pak. bisa pak melihatnya. ketik aja dakwa waloni ada banyak tu pak
    sekitar sejam yang lalu · Suka
    Yusuf Al Islami Maxsy Christian Lay: saya sudah pernah dialog langsung dengan dia …… dan saya mulai curiga ketika saya ajak dia bicara tentang kristen ….
    sekitar sejam yang lalu · Suka
    Maxsy Christian Lay yang lebih pasti pak tunggu aja info dr teman-teman papua.khusus kampus dimana waloni menjadi rektor itu. lama atau cepat pak akan tau kebusukannya. hati-hatilah sm orag ini. kelak juga pasti bapak akan di gigit olehnya
    sekitar sejam yang lalu · Suka
    Yusuf Al Islami Maxsy Christian Lay: atau siapa saja, bisa minta alamat kampus tempat si yahya dipapua atau nomor yang bisa dihubungi …. jika ada kesempatan saya akan main kesana
    sekitar sejam yang lalu · Suka
    Maxsy Christian Lay Yusuf Al Islami: Universitas Kristen Papua
    Lokasi:Jayapura, Papua Alamat
    Jl. F Kalasuat, Malanu , Sorong 94512 Telepon : 0951 334115
    Website : http://www.ukip.ac.id
    47 menit yang lalu · Suka
    Maxsy Christian Lay Universitas Kristen Papua

    Jl. F Kalasuat, Malanu , Sorong 94512, Irjabar
    Telepon: 0951 334115, Fax: 0951 334117, Website: http://www.ukip.ac.id, Email: rektorat@ukip.ac.id

    Berdiri: 2005-04-08

  50. Si;ahkan lihat tanggapan saya untuk Yahya waloni di sini :

  51. salim fauzi lubis

    Bapak pendeta Yth, Jika bapak Anggap Yahya Waloni ini telah menghina Agama Kristen, mengapa tidak dilaporkan kepihak berwajib saja….dan menurut saya agar Yahya Waloni tidak akan menghindar seperti pendapat bapak direkaman video tsb, sebaiknya tantang saja beliau berdebat secara terbuka, seperti yg pernah dikatakan yahya Waloni bahwa beliau menghendaki debat terbuka di Senayan jakarta….nah ini akan jadi rame, tetapi tentunya debat damai, tidak ada keributan dsb.

  52. pasti gak akan mau lah, suatu kbenaran it past akan menang..intinya gak ada seorng pun d dunia ini yg bs temukan kekrngan al.quran tp sbaliknya dengan bible..smoga dialog pndeta esra dngan muhammad yahya waloni bs trealisasikan agar kbnaran bs d tgakkan…n smoga pndeta esra jgn cm tanggapi d balik lyar doang…tp face to face dong…smga Allah memberi hidayah n inayah kpada yg menentang kebenaran..amin…n untuk yahya waloni trus maju sy ska dgn smangat bpak yg luar biasa jrang ad pjuang islam spert anda…sy doakan smoga lbih bxk kbaikan yg anda bs lakukan trutama memyelamatkan orang2 kafir dri api neraka…AMIEN

  53. seswuatu yg di buat oleh tangan manusia tidak akan sanggup mengalahkan yg dibuat oleh ALLAh yaitu pncipta alam smesta…

  54. WKWKKWWKWKKWKKKWAllah tidak pernah mengangkat Yesus sebagai Tuhan, Sebenarnya yang mengangkat Yesus sebagai Tuhan adalah orang-orang Kristen di Lembaga Alkitab Indonesia (LAI). LAI melencengkan terjemahan “Kyrios” dan “Lord” dalam Injil.

    Sekarang logikanya saja, untuk apa Allah membuat Tuhan???

    Dalam agama Tauhid pernyataan ini tidak ada jawabannya. Tetapi bagi penyembah berhala Platonis dan Stoic, Tuhan yang mulia harus membuat Logos untuk menyelamatkan dunia yang berdosa.
    Dalam Alkitab dengan jelas dapat dibedakan. Kalau ayatnya mengatakan Allah Juruselamat kita, berarti itu adalah sisa-sisa yang masih terdapat dalam Alkitab. Tetapi kalau ayatnya mengatakan Yesus Juru selamat kita berarti ajaran penyembah berhala telah merasuk dalam Alkitab.

    Pada saat Lembaga Alkitab Internasiaonal menerjemahkan Alkitab bahsa Yunani kedalam bahasa Inggris, kata “Kyrios” yang berarti “Tuan/Boss” diterjemahkan menjadi “Lord” atau “Sir” yang juga berarti “Tuan/Boss”.

    Misalnya :
    Land Lord = Tuan Tanah
    Drug Lord = Tuan/Boss Obat terlarang
    Gambling Lord = Tuan/Boss Judi
    Lord of the Universe = Tuan Alam Semesta (Tuhan).

    Namun Lembaga Alkitab Indonesia bukannya menerjemahkan “Kyrios” dan “Lord” sebagai “Tuan” tetapi “Tuhan”. Memang untuk ini, LAI tidak perlu bekerja membanting tulang. Cukup dengan membubuhkan huruf “h” di tengah¬tengah kata “Tuan” maka sim salabim, seorang makhluk dalam sekejap berubah menjadi Khalik (Pencipta). Dengan cara ini Lembaga Alkitab Indonesia dengan sengaja telah merubah Yesus “Tuan/Pemimpin umat Israel menjadi “Tuhan yang olehnya segala sesuatu telah dijadikan”, persis seperti Logos penyembah berhala Platonis. Terjemahan yang dipaksakan ini akhirnya menjadi janggal di telinga mereka yang mendengarnya. Apalagi ketika kata “Tuhan” diterapkan kembali ke pasangan kata seperti diatas, maka artinya menjadi lain.
    Land Lord tentu sudah tidak sama dengan Tuhan Tanah. Gambling Lord tentu sudah tidak sama dengan Tuhan Judi.
    Kalau Lord of the Universe dapat saja berarti Tuan atau Tuhan, karena Tuan semesta alam adalah Tuhan. Disinilah letak ketidak-jujuran Lembaga Alkitab Indonesia dalam menerjemahkan Alkitab dengan benar.
    Sebagaimana diketahui, kata Tuan digunakan untuk manusia, terkecuali Tuan semesta alam adalah Tuhan. Tetapi kata “Tuhan” sudah jelas tidak digunakan untuk manusia, terkecuali bagi para penyembah berhala.
    Peratikanlah kejanggalan terjemahan Lembaga Alkitab Indonesia atas kata “Kyrios” dan “Lord” yang diterjemahkan sebagai Tuhan.
    “Tuhan, Enqkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam…” (Yohanes 4:11)
    “Tuhan, nyata sekarang padaku bahwa Engkau seorang Nabi” (Yohanes 4:19) “Siapakah Engkau, Tuhan?” (Kis. 9:5)
    Coba bayangkan, untuk apa timba bagi Tuhan? Yang perlu timba hanyalah manusia! Selanjutnya, dari mana perempuan Samaria tahu bahwa yang perlu timba dihadapannya adalah Tuhan Penguasa Alam Semesta? Sungguh aneh, untuk “memberi makan 5.000 orang” Tuhan mampu, sementara untuk memperoleh seteguk air saja, Tuhan harus menunggu diberi timba.

  55. wkwkwkwkkw…..hoy….para kristen….gimana klo ikutan disini….siapa yg pembohong…..https://www.facebook.com/JesusJuruMasak?hc_location=timeline.

  56. kalian yang masih percaya atas yahya yang katanya lulusan S2 mantan Rektor silahkan buka :
    http://buktidansaksi.com/blogs/1217/2013/08/Seorang-Pengunjung-Buktidansaksi-Mengatakan-Ustad-Muhammad-Yahya-Waloni-Adalah-Seorang-Pembohong..
    jangan mudah di tipu ya…

  57. terus berjuang hawe, semoga sukses

  58. kalo menang tidak perlu rusuh, buat dunia lebih baik, seperti jokowi-besuki

  59. kalo pintar apalagi…….. dunia walau hanya seindonesia……… sebandung…….. buatlah lebih baik……. biar di syurrga tempatnya juga baik.

  60. orang pintar banyak sekalle………….apalagi kallo bae………..bisa dapat hadiah dari yang punya……. jagadraya ??? jagatraya??? jagat raya ……… siapapun disebut orang namaNya…dengan bahasa apapun…dengan cara yang bae…. pis??? …. PEACE sobat.

  61. Saudara2 umat Kristiani janganlah kau ragu, sedih dan marah karena olok2 dan hujatan2 dari umat agama tetangga, suruh mereka pelajari perbandingan agama dan ambil kesimpulan di bawah ini:

    1) Agama tetangga tuhannya cuman satu, sedangkan kau umat Kristiani tuhannya bisa 1 bisa 3 atau 3 yang tunggal menjadi 1. Jadi kalau doamu tidak dikabulkan sama tuhan satunya kau bisa minta dua tuhan lainnya, jadi kau punya lebih banyak peluang untuk doa dikabulkan, enak kan !

    2) Agama tetangga kitab sucinya tidak pernah berubah dari dulu mulai terbit sampai sekarang tetap sama, sedangkan kitab suci kau Injil/Bibel sudah beberapa kali diperbarui dan direvisi sesuai kebutuhan. Jadi bisa dibilang kitab suci kau selalu up to date, keren kan !

    3) Umat agama tetangga diwajibkan beribadat setiap hari, sedangkan kau cukup sekali seminggu, itupun kalau kau ada keperluan atau ingin berlibur di hari Minggu kau tidak harus ke Gereja. Jadi kau tidak perlu repot kan !

    4) Umat agama tetangga harus beribadat, berbuat baik, dan beramal supaya bisa masuk surga, sedangkan kau tidak perlu susah2 berusaha, kau bisa berbuat semaumu menikmati hidup di dunia walaupun kau mencuri, merampok dan bahkan membunuhpun, kau tetap masuk surga, karena Yesus jaminanmu sebagai juru selamat dan menebus semua dosa2 mu. Hebat kan !

    5) Umat agama tetangga diharuskan berpikir menggunakan akalnya supaya tidak tersesat, sedangkan kau sudah menjadi domba yang tidak tersesat jadi kau tidak perlu lagi menggunakan akalmu untuk berpikir. Nyaman sekali kan !

    Dari perbandingan diatas kau bisa tanyakan ke banyak orang dan suruh mereka memilih, tapi kau tidak perlu cari yang pintar menggunakan akal karena jumlahnya sedikit, jadi kau cukup cari mereka yang biasa saja dan orang bodohpun yang jumlahnya banyak pasti lebih suka memilih menjadi umat Kristiani.

    Tetap jaga imanmu bro, kau pasti setuju dengan kesimpulan ini kan ?!
    YBU

  62. Dialog Masalah Ketuhanan Yesus oleh Antonius Widuri dan Bahaudin Mudhary ( BAGIAN 2 )

    Dialog Masalah Ketuhanan Yesus oleh Antonius Widuri dan Bahaudin Mudhary
    MALAM YANG KELIMA Dosa Waris
    AW: Saya ingin menerima penjelasan dari bapak kyai, tentang kepercayaan kepada dosa waris yang disebabkan karena dosanya Adam dan Hawa.
    BM: Baiklah, saya akan berikan jawabannya, tetapi sebelumnya saya ajukan pertanyaan: Betulkah menurut kepercayaan Kristen bahwa anak cucu Adam dan Hawa dari sejak dilahirkan sudah membawa dosa.
    AW: Betul begitu, karena Adam dan Hawa berdosa, maka cucunya menerima warisan dosa dari keduanya.
    BM: Mengapa dosa Adam dan Hawa diwariskan kepada cucunya, mestinya setiap manusia memikul dosanya dari perbuatannya sendiri, bukan memikul dosanya orang lain.
    AW: Tetapi menurut ajaran Kristen, setiap manusia pada sejak waktu dilahirkan sudah memikul dosa, atau menerima warisan dosa dari dosanya Adam dan Hawa. Oleh karena kedatangan Yesus itu adalah untuk menebus dosa-dosa manusia dari warisan Adam dan Hawa tersebut.
    BM: Kalau keterangan saudara benar pada ajaran Kristen, silahkan saudara periksa kitab Nabi Yehezkiel pasal 18 ayat 20.
    AW: Pasal dan ayat tersebut menyebutkan: “Orang berbuat dosa, ia itu juga akan mati; maka anak tiada akan menanggung kesalahan bapaknya, dan Bapa pun tiada akan menanggung kesalahan anak-anaknya; kebenaran orang yang benar akan tergantung atasnya dan kejahatan orang fasik pun akan tergantung atasnya.”
    BM: Jelas Bibel sendiri menyebutkan bahwa setiap manusia akan menanggung sendiri perbuatan baik maupun buruk, tidak boleh dibebankan atau diwariskan kepada orang lain. Berdasarkan ayat tersebut, maka dosa Adam dan Hawa harus ditanggung sendiri oleh keduanya. Tetapi mengapa dosa Adam dan Hawa harus diwariskan atas anak cucunya, sehingga anak cucunya ikut serta menanggung dosanya; padahal kitab Injil sendiri tegas menyebutkan bahwa setiap perbuatan baik atau buruk yang dikerjakan oleh seseorang tidak dapat dibebankan atas orang lain. Baiklah, saya teruskan pertanyaan saya pada saudara; sejak umur berapa saudara dibaptis.
    AW: Kata orang tua saya, sejak umur tiga bulan dibawa ke gereja dan di sana dibaptis, oleh karena setiap manusia sejak dilahirkan sudah membawa dosanya Adam dan Hawa yang disebut Dosa Waris, jadi sejak bayipun sudah membawa dosa; oleh karenanya saya dibaptis waktu masih kecil.
    BM: Apakah perbuatan demikian itu berdasarkan kitab Bibel
    AW: Saya berkeyakinan demikian. Sebagaimana saya terangkan bahwa bayi yang baru dilahirkan itu tidak suci, yakni sudah membawa dosanya Adam dan Hawa.
    BM: Kalau begitu, bayi yang belum dibaptis sekiranya ia meninggal dunia (mati) tentu tidak akan masuk surga, sebab matinya ada membawa dosanya Adam dan Hawa.
    AW: Ya, mestinya demikian.
    BM: Silahkan periksa Matius pasal 19 ayat 14.
    AW: Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Tetapi kata Yesus. ‘Biarkanlah kanak-kanak itu, jangan dilarangkan mereka itu datang kepadaku, karena orang yang sama seperti inilah yang empunya kerajaan surga.’”
    BM: Nah, … perhatikanlah di ayat itu nyata-nyata Yesus sendiri yang berkata ia mengakui kesuciannya kanak-kanak. Sedangkan mereka belum mengakui kesalibannya Yesus dan juga belum dibaptiskan, tetapi mempunyai kerajaan surga. Jadi berdasarkan pengakuan Yesus sendiri bahwa kanak-kanak itu tidak membawa dosa waris dari Adam dan Hawa, oleh karena itulah Yesus berkata: Mereka adalah suci dari dosa dan dengan sendirinya masuk surga. Saya ingin bertanya lagi, Saudara waktu umur tiga bulan itu sudah membawa dosakah atau belum.
    AW: Kalau berdasarkan perkataan Yesus yang bapak katakan tadi, tentu tidak.
    BM: Jadi masih suci dari dosa walaupun tanpa dibaptiskan.
    AW: Ya betul demikian.
    BM: Kalau begitu, apakah gunanya saudara dibaptis pada waktu umur tiga bulanitu?
    AW: Waktu umur tiga bulan tentu saya tidak tahu apa-apa.
    BM: Saya bertanya sekarang, bukan bertanya kepada saudara diwaktu saudara berumur tiga bulan. Jadi apakah sekarang saudara sudah menyadari tentang tidak adanya dosa waris.
    AW: Seperti bapak terangkan tadi, berdasarkan pengakuan Yesus sendiri tentu saya menyadarinya. Karena, Yesus sendiri yang mengatakan bahwa anak-anak itu suci pada waktu dilahirkan.
    BM: Nah, bagaimanakah sekarang, masih adakah pandangan saudara terhadap dosa waris. AW: Tentu saja harus menyadari berdasarkan perkataan Yesus sendiri bahwa anak-anak yang baru dilahirkan itu suci tidak membawa dosa sedikitpun.
    BM: Tidak membawa dosa yang bagaimana?
    AW: Ya, tidak membawa warisan dosa dari Adam dan Hawa.
    BM: Kalau begitu saudara telah mengakui bahwa dosa waris itu tidak ada?
    AW: Ya, demikianlah harus saya akui berdasarkan Kitab Bibel sendiri.
    BM: Syukur saudara telah mengakui tidak adanya dosa waris, kalau dosa waris itu turun-temurun, maka anak yang baru lahir yang belum tahu apa-apa belum bisa memisahkan antara yang baik dan buruk, kalau bayi itu mati ia membawa dosa dan masuk neraka, dan dimanakah letaknya keadilan Tuhan kalau demikian.
    AW: Ya, saya bisa terima keterangan Bapak.
    BM: Nah, coba pikirkan dengan penuh kesadaran. Kalau ada seorang tua dari beberapa orang anak, dan orang tua itu menjadi penipu, pencuri, penghianat, berbuat aniaya, kejam, dan bermacam-macam dosa ia kerjakan, lalu ia dihukum masuk penjara, apakah anak-anaknya juga diharuskan menanggung dosa orang-orang tuanya, lalu anak-anak itu harus dihukum juga masuk penjara dengan alasan dosa waris. Apakah pengadilan semacam itu akan dikatakan penegak keadilan.
    AW: Terima kasih, saya sudah menyadari, bahwa dosa itu tidak bisa diwariskan atau dioperkan kepada orang lain.
    BM: Syukur kalau begitu.
    AW: Akan tetapi kalau dosa itu tidak bisa diwariskan mestinya pahala juga tidak diwariskan. Bagaimanakah menurut ajaran agama Islam dalam hal itu.
    BM: Tidak bisa, malah tidak boleh; baik pahala maupun dosa dioperkan pada orang lain.
    AW: Jawaban “tidak boleh” itu apakah menurut pendapat bapak sendirikah atau menurut ajaran Islam.
    BM: Menurut ajaran Islam, pahala seseorang tidak boleh diwariskan atau dioper kepada orang lain, begitu juga dosanya seseorang tidak boleh diwariskan kepada orang lain. Setiap orang menanggung sendiri pahala dan dosanya atas perbuatannya sendiri.
    AW: Akan tetapi saya pernah membaca sebuah buku agama Islam yang menerangkan bahwa Nabi Muhammad pernah berkorban seekor kambing buat umatnya sekalian dan buat familinya. Ini berarti bahwa Nabi Muhammad mewariskan atau mengoperkan pahala kepada orang lain, yakni kepada umatnya dan familinya. Yang demikian itu bukan dosa waris, tetapi jelas pahala waris. Jadi di dalam ajaran Islam ada juga pahala waris, maka saya kira bapak tidak perlu urus tentang dosa-dosa waris dalam ajaran Kristen, kalau didalam ajaran Islam terdapat ajaran pahala waris atau ajaran oper pahala.
    BM: Kalau buku agama Islam yang saudara baca mau dijadikan pokok tentang bolehnya warisan pahala, mestinya orang Islam boleh sembahyang dan berpuasa, lalu diwariskan pahalanya buat sekalian umat Islam yang masih hidup dan yang mati, tetapi tidak ada umat Islam yang berbuat demikian, kalaupun ada, mungkin karena mereka tidak tahu, bahwa perbuatan yang demikian itu, bertentangan dengan kitab sucinya Al-Qur’an. Jadi bukan kitab sucinya yang salah, tetapi penganutnya sendiri, dan berbeda dengan kitab Bibel yang mengandung banyak perselisihan antara satu ayat dengan yang lain. Di dalam kitab suci Al-Qur’an, tidak terdapat ajaran pahala waris maupun dosa waris. Akan tetapi dalam kitab Bibel (Kristen) antara satu ayat dengan ayat yang lain bersimpang siur.
    AW: Saya pernah membaca kitab terjemahan Al-Qur’an bahasa Indonesia, kalau tidak keliru di dalam surat Ath Thurr ayat 21 ada menyebutkan yang maksudnya bahwa anak-anak orang mukmin akan dimasukkan surga lantaran ibu bapaknya. Jadi lantaran amalan ibu bapaknya anak-anak itu masuk surga. Kalau yang demikian itu bukan pahala waris, lalu apakah namanya.
    BM: Ayat Al-Qur’an yang saudara maksudkan itu bunyinya akan saya bacakan sebagai berikut: Yang artinya: “Dan mereka yang beriman dan diikuti oleh anak-anak cucunya (keturunannya) dengan keimanan pula. Kami (Allah) kumpulkan anak cucu itu dengan mereka dan tiadalah kami kurangi pahala amalan mereka sedikit juapun.” (Surat Ath Thurr ayat 21). Di ayat ini jelas menyebutkan tidak adanya pahala waris, malah tanggungan pun mengenai pahala warispun tidak ada. Yang masuk surga bersama Ibu bapaknya itu adalah anak-anak yang belum baligh, karena yang sudah baligh tentu bertanggung jawab sendiri. Oleh karenanya dalam ayat tersebut ada sambungannya. Yang artinya: “Setiap orang bertanggung jawab (terikat) oleh amalannya sendiri-sendiri (masing-masing).” Jadi setiap orang menanggung dosa dan pahala atas perbuatannya masing-masing bukan warisan dari orang lain.
    AW: Apakah di dalam Kitab Al-Qur’an ada yang lebih tegas menyebutkan bahwa dosa dan pahala itu tidak dapat diwariskan atau dihadiahkan pada orang lain.
    BM: Ada, cukup banyak.
    AW: Maafkan, kami ingin mengetahui di surat apa, dan di ayat berapa, kami akan cocokkan dirumah, karena kami ada mempunyai kitab terjemahan Al-Qur’an Bahasa Indonesia. Mungkin juga saudara-saudara yang hadir di sini juga memerlukan juga. HADIRIN: Perlu diterangkan, karena memang penting diterangkan.
    BM: Apakah tidak sebaiknya kita bersama-sama memeriksa di sini saja, kalau saudara menyetujui saya suruh ambilkan Al-Qur’an lalu saya tunjukkan surat dan ayatnya sekali. Bagaimana, apakah sekarang juga.
    AW: Kalau Bapak hafal lebih baik sebutkan sekarang saja ayat-ayatnya, akan kami catat: lalu akan kami cocokkan dirumah dengan Al-Qur’an kami. Tapi kalau bapak tidak hafal kami minta besok malam untuk menghemat waktu.
    BM: Insya Allah saya hafal ayat-ayatnya.
    AW: Baik, silahkan bapak sebutkan, kami akan catat.
    BM: Saya akan sebutkan nama-nama surat dan nomor ayatnya, lalu saya akan beri keterangan dan saudara catat nama Surat dan nomor ayatnya yang sebut, lalu cocokkan lagi dirumah.
    AW: baik, kami setuju.
    BM: 1. Surat Al Baqarah, ayat 286: “Kepada dirinya apa yang ia kerjakan, dan atas dirinya apa yang dia lakukan.” Maksudnya, baik dan buruknya suatu perbuatan, harus ditanggung sendiri oleh yang mengerjakannya, tidak boleh dibebankan atas orang lain. 2. Surat Al Baqarah, ayat 123: “Dan Hendaknya kamu takut pada suatu hari (kiamat) tidak berkuasa seorang membebaskan sesuatu atas orang lain.” Maksudnya, kelak dihari kiamat, seseorang tidak berkuasa menebus dosanya orang lain, dan pahala tidak diperbolehkan atas orang lain. Masing-masing harus menanggung sendiri perbuatannya baik maupun jahat. 3. Surat Al Ankabut, ayat 6: “Siapa yang giat berusaha maka usahanya itu untuk dirinya sendiri.” 4. Surat Yaasiin, ayat 54: “Maka pada hari kiamat, tidak seorangpun akan teraniaya, dan kamu tidak akan dibalas, melainkan apa yang kamu sendiri telah kerjakan.” 5. Surat Al Isra’, ayat 15: “Dan seseorang tidak berkuasa memikul dosanya orang lain.” 6. Surat An Najm, ayat 38 dan 39: “Bahwa seseorang tidak berkuasa menanggung dosanya orang lain dan sesungguhnya seorangpun tidak akan menerima pahala melainkan daripada perbuatannya sendiri.” 7. Surat Luqman, ayat 33: “Hai Manusia hendaklah kamu takut kepada suatu hari (kiamat) seorang bapak tidak berkuasa membebaskan anaknya (dari perbuatan anaknya), seorang anak tak akan berkuasa membebaskan perbuatan bapaknya.” Ayat-ayat yang saya sebutkan di atas tadi jelas sekali menunjukkan bahwa seseorang tidak berkuasa menebus dosanya atau mengambil oper pahala orang lain. Jadi dalam Islam, tidak ada manusia yang berkuasa menebus dosa, atau seorang pejabat menebus dosa, perbuatan baik atau jahat harus ditanggung sendiri oleh yang mengerjakannya. Saya kira sudah cukup ayat-ayat yang saya sebutkan, tetapi kalau saudara masih memerlukan, saya akan sebutkan lagi ayat-ayat yang lain.
    AW: Sudah cukup, dan kami sudah mengerti, akan tetapi kami pernah membaca sebuah kitab yang menyebutkan sebuah Hadist Nabi Muhammad, yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim yang menerangkan bahwa: “Mayit itu disiksa lantaran ditangisi oleh familinya.” Berdasarkan Hadist tersebut berarti bahwa siksaan atas mayit itu, disebabkan perbuatan orang lain, bukan dari perbuatan dirinya sendiri. Mayit itu disiksa lantaran “perbuatan” tangisnya orang lain. Kami telah tanyakan kepada beberapa orang yang kami pandang mengerti tentang agama Islam, dan salah seorang guru agama Islam mengenal susunan Hadist tersebut memberikan jawaban bahwa hadist itu benar (sahih), oleh karena yang meriwayatkan adalah Imam Bukhari dan Imam Muslim. BM: Hadist Nabi yang saudara bawakan itu susunannya demikian: “Telah berkata Umar dan Ibnu Umar: Bersabda Nabi Muhammad SAW. sesungguhnya mayit itu disiksa lantaran ditangisi oleh keluarganya (riwayat Bukhari dan Muslim).” Akan tetapi hakekatnya Hadist itu Tidak Sahih, oleh karena berlawanan dengan ayat-ayat Al-Qur’an. Walaupun oleh karena saudara yang beragama Kristen, mungkin belum mengetahui tentang Hadist-hadist Sahih dan Hadist-hadist Palsu, maka agar saudara yang hadir dipertemuan ini dapat mengikuti juga, merasa perlu saya terangkan bahwa menurut kitab-kitab Ushul Fiqih dan kitab Musthalahul Hadist, yang disebut Hadist Nabi, bukan saja mesti sah riwayatnya malah mesti beres susunannya dan arti dari pada hadist itu HARUS tidak berlawanan dengan kitab Al-Qur’an. Dalam riwayat Bukhari dan Muslim jelas diterangkan demikian. Maksud Hadist tersebut, tatkala hadist yang menerangkan bahwa mayit itu disiksa lantaran ditangisi oleh familinya, di dengar oleh Siti Aisyah (Istri Nabi), maka Siti Aisyah menolak kebenaran Hadist tersebut. Aisyah berkata: “Cukuplah buat kamu Ayat Al-Qur’an; Dan tidak berkuasa seseorang menanggung dosa orang lain. AW: Nah, kalau begitu Pak Kyai, sekarang kami telah mengerti bahwa berdasarkan Kitab Bibel sendiri dan Kitab Al-Qur’an pada hakekatnya dosa waris dan pahala waris itu tidak ada. Yakni setiap manusia menanggung sendiri dosanya, dan pahalanya menurut perbuatannya masing-masing. Ini adil namanya.
    BM: Ya, seharusnya begitu; sebagaimana tersebut dalam kitab Bibel dan Al-Qur’an yang telah kita baca tadi. Akan tetapi supaya lebih jelas dan tambah meyakinkan saudara, silahkan saudara periksa di Injil: “Surat kiriman Rasul Paulus kepada orang Rum Pasal 2 ayat 5 dan 6.
    AW: Baik, surat dan ayat ini menyebutkan sebagai berikut: “Tetapi menurut degilmu dan hati yang tiada mau bertobat, engkau menghimpunkan kemurkaan keatas dirimu untuk hari murka dan kenyataan hukum Allah yang adil.” “Yang akan membalas ke atas tiap-tiap orang menurut perbuatan masing-masing.”
    BM: Apakah di ayat ini Bibel menerangkan Dosa Waris.
    AW: Tidak, malah sebaliknya setiap orang akan dibalas menurut amalnya masing-masing. BM: Periksa lagi Matius pasal 16 ayat 27.
    AW: Ayat ini menerangkan/menyebutkan: “Karena anak manusia akan datang dengan kemuliaan Bapanya beserta dengan segala malaikatnya; pada masa itu Ia akan membalas kepada tiap orang menurut perbuatannya.”
    BM: Apakah di ayat ini Bibel menerangkan Dosa Waris?
    AW: Tidak ada, menurut ayat ini perbuatan dosa dan perbuatan baik akan ditanggung sendiri, tidak boleh dibebankan atau diwariskan pada orang lain.
    BM: Jadi di Kitab Injil sendiri yang menyebutkan tidak adanya dosa waris.
    AW: Ya, dari mana asalnya ada sebutan dosa waris itu.
    BM: Apakah saudara masih memerlukan penjelasan lebih lanjut?
    AW: Sudah sangat jelas sekali.
    BM: Kalau begitu baiklah kita lanjutkan. Di ayat saudara bacakan tadi ada sebutan “Anak manusia … Bapanya.” Silahkan saudara bacakan sekali lagi.
    AW: Baik, awal ayat tersebut menyebutkan: “Karena Anak Manusia akan datang dengan kemuliaan Bapanya…”
    BM: Bagaimana menurut pengertian saudara yang dimaksudkan dengan “Anak Manusia dan Bapanya.” AW: Anak manusia itu tentulah Yesus, sedang Bapa ialah Tuhan.
    BM: Periksa lagi: “Surat kiriman yang kedua kepada orang Kristen ” pasal 5 ayat 10.
    AW: Baik ayat ini menyebutkan: “Karena tak dapat tiada kita sekalian akan jadi nyata dihadapan kursi pengadilan Kristus, supaya tiap-tiap orang menerima balasan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh tubuh itu, baik atau jahat.”
    BM: Ayat Injil sendiri yang menyebutkan, bahwa setiap orang harus bertanggung-jawab atas perbuatannya masing-masing, baik maupun jelek, tidak boleh dibebankan atau diwariskan kepada orang lain.
    AW: Berdasarkan ayat-ayat Bibel yang bapak tunjukkan bahwa perbuatan baik atau jelek seseorang tidak dapat diwariskan kepada orang lain. Oleh karenanya, kepercayaan saya kepada dosa waris itu mulai luntur.
    BM: Kalau begitu lantas bagaimana dosanya Adam dan Hawa, apakah dapat diwariskan kepada orang lain, tegasnya kepada anak cucunya.
    AW: Berdasarkan ayat Bibel tersebut di atas tentu tidak. Jadi dosa yang dilakukan oleh Adam dan Hawa, seharusnya ditanggung sendiri oleh keduanya, tidak bisa diwariskan kepada anak cucunya.
    BM: Dalam sejarah Agama Kristen kita kenal yang disebut: “biechten,” ialah orang yang berbuat dosa, dan “de biechtafleggen,” ialah orang yang meminta ampun atas kesalahannya, dan “Biecht-vader,” ialah orang-orang yang diberi wewenang memberi ampun. Setiap orang merasa menyesal atas kesalahannya dapat menerima ampunan dengan jalan membeli selembar surat yang menyebutkan bahwa orang yang berdosa sudah diberi ampun atas dosanya. Surat ampunan itu disebut “Aflaat-brieven” atau Indul gences, yang artinya kemurahan Tuhan.
    AW: Ya, saya menyadari soal itu, keterangan bapak memuaskan saya.
    BM: Bukan hanya demikian, akan tetapi Aflaat-brieven itu pada zaman dulu dipropaganda (gepredicht) di Negara Jerman oleh seorang rabib (nonnik) bernama “Tetzel” dalam tahun 1517 atas perintah Paus Leo, yang menjadi Paus pada tahun 1513-1521. Sebahagian dari pada hasil penjualan Aflaat-brieven itu digunakan untuk pendirian bangunan gereja “Saint Pieter Kerk” di kota Roma. Terlalu panjang kalau saya uraikan sejarah pemerintahan gereja di Eropa pada permulaan abad pertengahan.
    AW: Terima kasih, kita lanjutkan saja soal yang lain, sekarang sudah larut malam, lain kali kami akan datang lagi. ============================
    MALAM YANG KE ENAM Kitab Al-Qur’an dan Kitab Bibel
    BM: Pembicaraan kita yang berkenaan dengan dosa waris, saya rasa telah cukup.
    AW: Sudah cukup jelas uraian bapak pada pertemuan yang terdahulu. Dan saya telah mencocokkan ayat-ayat Al-Qur’an yang disebutkan bapak kemarin malam lalu dengan kitab terjemahan Al-Qur’an bahasa Indonesia kepunyaan saya, semuanya cocok baik tentang surat-suratnya maupun ayat-ayatnya. Semua yang Bapak sebutkan cocok dan tepat serta kami pikir-pikir di rumah tentang ayat Bibel dan Al-Qur’an yang bapak tunjukkan ayat-ayatnya ternyata dosa waris dan oper pahala dan oper dosa itu tidak mungkin ada malah tidak masuk di akal.
    BM: Syukur kalau saudara telah mengakuinya, sekarang kita bicarakan soal-soal lainnya, dan saya serahkan kepada saudara saja mengenai acaranya. Terserah saudara soal yang akan diajukan.
    AW: Baiklah kami mulai; kami pernah membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang tampaknya pada kami ada juga perselisihan antara satu ayat dengan ayat lainnya, sehinga menimbulkan keragu-raguan; apakah mungkin Nabi Muhammad sendiri yang keliru menyampaikan wahyu dari Allah. Kalau betul beliau seorang Nabi, tentu tidak mungkin beliau salah menerimanya atau menyampaikannya, ataukah memang ayat-ayat Al-Qur’an nya yang berselisihan.
    BM: Baiklah saudara terangkan saja ayat-ayat Al-Qur’an yang saudara maksudkan itu.
    AW: Kami telah membaca ayat-ayat Al-Qur’an mengenai asal kejadian manusia dalam kitab terjemahan Al-Qur’an bahasa Indonesia, dalam sebuah surat yang nampaknya antara satu ayat dengan ayat yang lain ada berselisihan sehingga timbul dalam pikiran saya bukan Bibel saja yang berselisih ayat-ayatnya, tetapi kitab Al-Qur’an demikian juga.
    BM: Silahkan saudara sebutkan ayat-ayat Al-Qur’an yang akan ditanyakan, Insya Allah yang diragukan oleh saudara itu akan terhapus.
    AW: Baiklah, Saya mencatat ayat-ayatnya, saya akan baca. Dikitab Al-Qur’an: 1. Surat Ar-Rahman ayat 14 menyebutkan bahwa Allah menjadikan manusia berasal dari tanah yang dibakar. 2. Di surat Al Hijr ayat 28 menyebutkan: “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada Malaikat; sesungguhnya Aku (Allah) hendak menciptakan seorang manusia (Adam) dari tanah kering dan lumpur hitam yang berbentuk (berupa).” 3. Disurat As Sajadah ayat 7 menyebutkan: “dan Tuhan menciptakan manusia dari Tanah.” 4. Di Surat Ash Shafaat ayat 11 menyebutkan: “Sesungguhnya Aku (Allah) menciptakan manusia berasal dari tanah liat.” 5. Disurat Ali Imran ayat 59 menyebutkan: “Sesungguhnya Aku menciptakan manusia daripada tanah.” Lima ayat yang saya sebutkan ini antara satu dengan ayat yang lain terdapat perselisihan. Cobalah kita teliti. Di ayat ketiga menyebutkan dari “tanah,”di ayat ke empat menyebutkan daripada “tanah liat.” Di ayat kelima menyebutkan dari pada “tanah.” Bukankah ayat-ayat Al-Qur’an nyata-nyata berselisihan antara yang satu dengan yang lain.
    BM: Ya, nampaknya memang demikian. Saya tidak akan mengecewakan saudara. Teruskan pertanyaan saudara.
    AW: Kami ingin bertanya; yang manakah yang benar tentang asal kejadian manusia itu. Apakah dari tanah yang dibakar, apakah dari tanah kering dan lumpur, atau dari pada tanah biasa, atau dari tanah liatkah?. Jadi menurut pendapat saya, ayat-ayat Al-Qur’an terdapat perselisihan antara satu ayat dengan ayat yang lain. Bukan ayat-ayat Injil atau di Bibel saja terdapat perselisihan. Kiranya Bapak bisa menerangkan dengan jelas dan tepat.
    BM: Di kitab Al-Qur’an ada menyebutkan bahwa asal kejadian manusia terdiri dari 7 (tujuh) macam kejadian. Agar diketahui juga oleh saudara-saudara yang hadir disini, saya sebutkan susunan ayat-ayatnya satu demi satu, sebagaimana yang saudara bacakan artinya tadi. 1. Di Surat Ar Rahman ayat 14: “Dia (Allah) menjadikan manusia seperti tembikar, (tanah yang dibakar).” Yang dimaksudkan dengan kata “Shal-shal” di ayat ini ialah: Tanah kering atau setengah kering yakni “Zat pembakar” atau Oksigen. 2. Di ayat itu disebutkan juga kata “Fakhkhar,” yang maksudnya ialah “Zat Arang” atau Carbonium. 3. Di surat Al Hijr, ayat 28: “Dan ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat; sesungguhnya Aku (Allah) hendak menciptakan seorang manusia (Adam) dari tanah kering dan lumpur hitam yang berbentuk (berupa).” . Di ayat ini. Tersebut juga “shal-shal,” telah saya terangkan, sedangkan kata “Hamaa-in” di ayat tersebut ialah “Zat Lemas” atau Nitrogenium. 4. Di surat As Sajadah ayat 7: “Dan (Allah) membuat manusia berasal dari pada ‘tanah’.” Yang dimaksud dengan kata “thien” (tanah) di ayat ini ialah “Atom zat air” atau Hidrogenium. 5. Di Surat Ash Shaffaat ayat 11: “Sesungguhnya Aku (Allah) menjadikan manusia dari pada Tanah Liat.” Yang dimaksud dengan kata “lazib” (tanah liat) di ayat ini ialah “Zat besi” atau ferrum. 6. Di Surat Ali Imran ayat 59: “Dia (Allah) menjadikan Adam dari tanah kemudian Allah berfirman kepadanya ‘jadilah engkau,’ lalu berbentuk manusia.” Yang dimaksud dengan kata “turab” (tanah) di ayat ini ialah: “Unsur-unsur zat asli yang terdapat di dalam tanah” yang dinamai “zat-zat anorganis.” 7. Di surat Al Hijr ayat 28: “Maka setelah Aku (Allah) sempurnakan (bentuknya), lalu Kutiupkan ruh-Ku kepadanya (Ruh daripada-Ku).” Ketujuh ayat Al-Qur’an yang saya baca ini Allah telah menunjukkan tentang proses kejadiannya Nabi Adam sehingga berbentuk manusia, lalu ditiupkan ruh kepadanya sehingga manusia bernyawa (bertubuh jasmani dan rohani). Sebagaimana disebutkan pada ayat yang keenam tentang kata “turab” (tanah) ialah zat-zat asli yang terdapat didalam tanah yang dinamai zat anorganis. Zat Anorganis ini baru terjadi setelah melalui proses persenyawaan antara “Fakhkhar” yakni Carbonium (zat arang) dengan “shal-shal” yakni Oksigenium (zat pembakar) dan “hamaa-in” yaitu Nitrogenium (zat lemas) dan Thien yakni Hidrogenium (Zat air). Jelasnya adalah persenyawaan antara: Fachchar (Carbonium = zat arang) dalam surat Ar Rahman ayat 14. Shalshal (Oksigenium = zat pembakar) juga dalam surat Ar Rahman ayat 14. Hamaa-in (Nitrogenium = zat lemas) dalam surat Al Hijr ayat 28. Thien (Hidrogenium = Zat Air) dalam surat As Sajadah, ayat 7. Kemudian bersenyawa dengan zat besi (Ferrum), Yodium, Kalium, Silcum dan Mangaan, yang disebut “laazib” (zat-zat anorganis) dalam surat As Shafaat ayat 11. Dalam proses persenyawaan tersebut, lalu terbentuklah zat yang dinamai protein. Inilah yang disebut “Turab” (zat-zat anorganis) dalam surat Ali Imran ayat 59. Salah satu diantara zat-zat anorganis yang terpandang penting ialah “Zat Kalium,” yang banyak terdapat dalam jaringan tubuh, teristimewa di dalam otot-otot. Zat Kalium ini dipandang terpenting oleh karena mempunyai aktivitas dalam proses hayati, yakni dalam pembentukan badan halus. Dengan berlangsungnya “Proteinisasi,” menjelmakan “proses penggantian” yang disebut “Substitusi.” Setelah selesai mengalami substitusi, lalu menggempurlah electron-electron cosmic yang mewujudkan sebab pembentukan (Formasi), dinamai juga “sebab ujud” atau Causa Formatis. Adapun Sinar Cosmic itu ialah suatu sinar mempunyai kemampuan untuk merubah sifat-sifat zat yang berasal dari tanah. Maka dengan mudah sinar cosmic dapat mewujudkan pembentukan tubuh manusia (Adam) berupa badan kasar (jasmaniah), yang terdiri dari badan, kepala, tangan, mata, hidung telinga dan seterusnya. Sampai disinilah ilmu pengetahuan exact dapat menganalisa tentang pembentukan tubuh kasar (jasmaniah, jasmani manusia/Adam). Sedangkan tentang rohani (abstract wetenschap) tentu dibutuhkan ilmu pengetahuan yang serba rohaniah pula, yang sangat erat hubungannya dengan ilmu Metafisika. Cukup jelas tentang ayat-ayat Al-Qur’an yang saudara sangka berselisih antara satu ayat dengan ayat yang lain dalam hal kejadian manusia (Adam), pada hakikatnya bukanlah berselisih, melainkan menunjukkan proses asal kejadian tubuh jasmani Adam (visible), hingga pada badan halusnya (invisible), sampai berujud manusia. Apakah belum jelas penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an yang saya sampaikan pada saudara? Kalau ada waktu saya akan terangkan juga proses asal kejadian tubuh rohani dari segi ilmu metafisika.
    AW: Sangat jelas, malah betul-betul ilmiah dan saya tidak mengira sekali bahwa ayat-ayat Al-Qur’an itu mengandung ilmu pengetahuan yang tinggi. Mengenai kesanggupan bapak yang akan menerangkan atau menguraikan proses asal kejadian tubuh rohani manusia itu, betul-betul menarik. Tetapi saya mohon diberi waktu yang khusus.
    BM: Baiklah sekarang kita lanjutkan: Tentunya saudara pernah membaca biografi Nabi Muhammad. Beliau tidak tahu tulis baca, tidak pernah belajar ilmu kepada siapapun, tidak pernah berguru dan belum pernah sama sekali bergaul dengan orang pandai.
    AW: Ya, saya pernah membaca biografi Nabi Muhammad. Nah, kalau Nabi Muhammad seorang yang buta huruf, tidak pernah belajar ilmu, maka dari siapakah atau dari manakah beliau mengetahui tentang kejadian manusia secara ilmiah yang pada zaman ini dibenarkan oleh ilmu pengetahuan. Nabi Muhammad SAW menerangkan tentang asal kejadian manusia dari segi ilmu urai (Anatomi), Ilmu Kimia, Ilmu hayat (biologi), dan dari segi ilmu alam sampai kepada rohaniahnya.
    BM: Maka dari manakah beliau belajar ilmu urai, kepada siapakah beliau belajar ilmu kimia, ilmu hayat, ilmu alam dan soal-soal kerohanian, kalau bukan wahyu dari tuhan Allah SWT. Dan tidak mungkin beliau menerima wahyu dari Allah sekiranya beliau bukan seorang Nabi dan Rasul.
    AW: Tetapi ada juga orang yang tidak pernah belajar dan bersekolah, buta huruf, tetapi menjadi orang-orang besar.
    BM: Coba saudara sebutkan nama-nama orang yang tidak pernah belajar (buta huruf), lalu mengaku jadi Nabi dan menerima wahyu, dan berhasil membentuk suatu masyarakat dan negara yang mengagumkan para ahli sejarah dan mempunyai pengikut beratus juta manusia setiap masa dan zaman. Sebutkan nama orang yang saudara maksudkan itu.
    AW: Ya, tidak ada.
    BM: Memang tidak ada, baiklah saya tanyakan, kalau saudara berpegang dengan keterangan saudara bahwa Nabi Muhammad itu bukan Nabi dan Rasul, karena ada juga orang yang buta huruf menjadi orang besar, maka kalau Yesus itu anak Tuhan, karena dapat menyembuhkan penyakit kusta, menghidupkan orang mati, dilahirkan tanpa Ayah dan dipenuhi juga dengan ruhul kudus, maka selain Yesus terdapat juga orang lahir tanpa Bapak, dapat menyembuhkan penyakit kusta, menghidupkan orang mati sebagaimana tersebut dalam kitab Injil. Kisah Rasul pasal 6 ayat 5, pasal 5 ayat 31; Kitab Raja-raja kedua pasal 13 ayat 21; Matius pasal 5 ayat 9; Kitab Raja-raja kedua pasal 5 ayat 10 mengapa mereka itu tidak Tuhan juga, mengapa kepada Nabi Muhammad saudara berkeberatan untuk mengakui beliau sebagai seorang Nabi dan Rasul, sedangkan kepada Yesus saudara tidak Berkeberatan mengakuinya sebagai Tuhan, padahal kewajiban-kewajiban yang dilakukan oleh Yesus, orang lain dapat juga melakukannya.
    AW: Baiklah kalau begitu.
    BM: Baik yang bagaimana yang saudara maksudkan.
    AW: Keterangan-keterangan bapak adalah baik dan memuaskan saya dan saya diberi waktu untuk menentukan keputusan saya sampai besok malam atau malam pertemuan berikutnya.
    BM: Baiklah saya serahkan sepenuhnya atas pertimbangan saudara, Kami tidak berhak memaksa saudara, atau mempengaruhi saudara. Kita hanya bermusyawarah dan bersoal jawab tentang hasilnya terserah atas pertimbangan masing-masing.
    AW: Baiklah kita lanjutkan Besok Malam. ===================================
    MALAM KETUJUH Mengakui Nabi Muhammad SAW Utusan Allah
    BM: Sesudah saya terangkan pada saudara tentang ayat-ayat Al-Qur’an yang menerangkan tentang proses asal kejadian manusia yang saudara tanyakan ayat-ayatnya kemarin malam itu, apakah terdapat pertentangan? Apakah Nabi Muhammad ada kekeliruan menyampaikan sebagaimana saudara sangka semula?
    AW: Tidak ada, Bapak telah menerangkan dari segi Ilmiah yang seharusnya secara jujur saya mempercayainya.
    BM: Jadi Nabi Muhammad Benar, tidak kelirukah penyampaiannya.
    AW: Tidak keliru, malah benar.
    BM: Jadi saudara mengakui bahwa Nabi Muhammad benar sebagai Rasul Allah. AW: Saya mengakui, karena beliau benar.
    BM: Terima kasih, Saudara-saudara yang hadir menyaksikan sendiri pengakuan saudara Antonius sendiri atas ke Rasulannya Nabi Muhammad SAW, tanpa paksaan, melainkan dengan kesadarannya sendiri setelah berlangsung dengan diskusi. Betulkah saudara mengakui kerasulannya Nabi Muhammad dan mengakui Nabi Muhammad itu utusan Allah.
    AW: Betul, dengan saksi Tuhan saya mengakuinya.
    BM: Alhamdulillah, saudara Antonius sudah 50% Islam. Saya katakan 50% Islam oleh karena hanya mengerti dan mempercayai atas kerasulan Nabi Muhammad, jadi masih tinggal 50% lagi, oleh karena Saudara belum meyakinkan atas ke Esaan Tuhan yang Maha Tunggal.
    AW: Ya, betul begitu. Keyakinan saya terhadap Trinitas (Tuhan Bapak, Tuhan Anak dan Ruhul Kudus) masih belum lenyap sama sekali, walaupun Bapak telah menerangkan Kitab Bibel yang tak dapat saya membantahnya. Akan tetapi dengan keterangan-keterangan bapak saya mulai ragu-ragu terhadap Trinitas itu. Sungguhpun begitu, apakah bapak masih bersedia lagi memberikan keterangan-keterangan (alasan-alasan) dalam kitab Bibel yang menyebutkan bahwa Yesus itu bukan Tuhan.
    BM: Sebetulnya pada pertemuan kita yang pertama telah saya sebutkan berdasarkan kitab Injil sendiri bahwa Yesus bukan Tuhan seperti telah Saudara Periksa sendiri dalam Matius pasal 1 ayat 16; Markus pasal 13 ayat 32; Ulangan pasal 4 ayat 33; Ulangan pasal 6 ayat 4; Markus pasal 12 ayat 29. Kesemuanya itu telah kita baca. Tetapi demi untuk memenuhi pengharapan saudara agar lebih meyakinkan, saya lanjutkan lagi. Silahkan baca Lukas pasal 4 ayat 1 dan 2.
    AW: Baik, di sini disebutkan: “Maka Yesuspun penuhlah dengan Rohul Kudus, balik dari Yarden, lalu Roh itu membawa Dia ke padang belantara. Empat puluh hari lamanya dicobai Iblis. Selama itu suatu apapun tiada dimakannya. Setelah genap hari itu ia merasa lapar.”
    BM: 1. Di ayat ini menyebutkan bahwa Rohul Kudus membawa Yesus ke padang belantara. Kalau Yesus itu tuhan, mustahil akan dapat dibawa oleh siapapun juga. 2. Di ayat ini menyebutkan bahwa Yesus dicobai oleh Iblis. Pantaskah Tuhan dicobai oleh Iblis atau wajarkah Iblis berani mencobai Tuhan. 3. Di ayat inipun ada menyebutkan bahwa Yesus merasa lapar. Wajarkah Tuhan itu lapar? Kalau begitu sifat-sifat Yesus itu sama saja dengan sifat manusia biasa; bisa dibawa, bisa dicobai iblis dan merasa lapar. Periksa lagi Matius pasal 4 ayat 5.
    AW: Baik, di situ menyebutkan: “Kemudian dari pada itu Iblis itupun membawa Yesus ke negeri suci, lalu ditaruhnya Dia di atas bumbung bait Allah.”
    BM: Di ayat ini ada menyebutkan bahwa Yesus dibawa oleh Iblis. Pantaskah Tuhan dibawa oleh Iblis. Wajarkah Tuhan tunduk kepada kemauan Iblis sehingga dibawa kemana-mana, kesuatu tempat. pantaskah Iblis begitu berani kepada Tuhan. Periksa lagi Matius pasal 27 ayat 1 dan 2.
    AW: Baik, di situ menyebutkan: “Setelah hari siang, maka segala kepala Imam dan orang tua-tua kaum pun berundinglah atas hal Yesus supaya dibunuhkan Dia. Maka diikatnya Dia serta dibawa pergi, lalu diserahkan kepada Pilatus, yaitu wakil pemerintah.”
    BM: Di ayat ini menyebutkan bahwa Yesus diikat; pantaskah Tuhan dapat diikat oleh manusia. Kalau begitu dimanakah kekuatan Tuhan, sehingga dengan rela menyerahkan dirinya kepada manusia? Periksa lagi Lukas pasal 2 ayat 21.
    AW: Baik, di situ menyebutkan: “Apabila genap delapan hari, Ia bersunat, lalu disebut namanya Yesus.”
    BM: Wajarkah Tuhan itu disunat? Perlu apakah Tuhan itu disunat?
    AW: Apakah ada keterangan yang lebih tegas bahwa Yesus itu benar-benar anak manusia bukan anak Tuhan?.
    BM: Silahkan buka Matius pasal 26 ayat 2.
    AW: Baik, disitu menyebutkan bahwa: “Anak manusia akan diserahkan supayadisalibkan.”
    BM: Yang dimaksud anak manusia di situ Yesus. Jadi jelaslah bahwa Yesus itu bukan anak Tuhan, melainkan anak manusia. Silahkan periksa di Matius pasal 5 ayat 45.
    AW: Baik, di situ menyebutkan bahwa: Supaya kamu menjadi anak Bapamu: … dan seterusnya.
    BM: Di sini menyebutkan bahwa orang-orang yang taat kepada Tuhan, menurut Yesus akan menjadi anak Tuhan. Jadi bukan saya yang mengatakan bahwa Yesus itu bukan anak Tuhan yang Tunggal, melainkan anak-anak tuhan itu akan bertambah lagi jumlahnya, berdasarkan kitab Bibel sendiri di Matius pasal 5 ayat 45 yang kita baca tadi ialah: “Supaya kamu menjadi anak-anak Bapamu…” Silahkan buka Matius pasal 7 ayat 21.
    AW: Disitu menyebutkan: “Bukannya tiap-tiap orang yang menyeru aku Tuhan, Tuhan, akan masuk ke dalam kerajaan sorga, hanyalah orang-orang yang melakukan kehendak Bapaku yang di sorga.”
    BM: Di Bibel sendiri jelas, bahwa Yesus menyangkal malah menolak kepada orang yang menyerukan: “Tuhan, Tuhan” kepadanya, malah orang itu tidak dapat masuk ke dalam kerajaan sorga. Apakah belum cukup bukti-bukti yang telah saya tunjukkan kepada saudara.
    AW: Sudah Cukup. Terima kasih; tetapi kalau masih ada, saya minta, demi kepuasan saya BM: Minta yang mana lagi yang saudara maksudkan.
    AW: Yang menyebutkan di kitab Injil bahwa Yesus anak manusia “bukan anak Tuhan.”
    BM: Baik, akan saya penuhi harapan saudara, silahkan saudara periksa di Matius pasal 16 ayat 27.
    AW: Di pasal dan ayat ini ada menyebutkan: “Karena anak manusia datang dengan kemuliaan Bapanya beserta dengan malaikatnya; pada masa itu Ia akan membalas kepada tiap-tiap orang menurut perbuatannya.”
    BM: Di ayat ini ada menyebutkan anak manusia, menurut tafsiran saudara, siapakah yang dimaksudkan dengan anak manusia di ayat ini.
    AW: Ya, tentu Yesus.
    BM: Jadi di kitab Injil sendiri ada menyebutkan bahwa Yesus itu adalah “anak manusia”; bukan anak Tuhan, betulkah atau tidak.
    AW: Ya, betul.
    BM: Nah, kalau betul, mengapa saudara menyebutkan Yesus anak Tuhan?
    AW: Yesus itu Tuhan tapi diserupakan dengan manusia.
    BM: Kalau Yesus itu Tuhan, mengapa diperanakkan oleh manusia (Maria). Yesus berupa manusia karena diperanakkan oleh manusia (Maria). Terlalu janggal kalau manusia (Maria) memperanakkan Tuhan. Bisakah ilmu pengetahuan lahir maupun ilmu pengetahuan bathin (Kerohanian) menerima bahwa ada Tuhan yang diperanakkan oleh manusia? Bisakah ilmu pengetahuan exact maupun yang abstract (Exact abstract Wetenschap) menerimanya? AW: Ya, memang mustahil ada Tuhan yang diperanakkan oleh manusia.
    BM: Bukan itu saja, malah di kitab Injil saudara Yesus sendiri yang berkata bahwa ia bukan anak Tuhan, melainkan Utusan Tuhan. Sebagaimana telah saya tunjukkan ayatnya pada pertemuan kita yang lalu.
    AW: Betul, telah bapak sebutkan. Tetapi saya minta di ulangi lagi ayatnya, oleh karena saya agak lupa susunannya.
    BM: Silahkan periksa di Yahya pasal 5 ayat 30.
    AW: Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Suatupun tiada aku dapat berbuat menurut kehendak sendiri, melainkan aku menjalankan hukum sebagaimana aku dengar, dan hukuman itu adil adanya; karenanya bukannya aku mencari kehendak diriku, melainkan kehendak Dia yang menyuruhkan aku.”
    BM: Ayat ini tegas sekali, jelas menunjukkan bahwa Yesus sendiri mengaku bahwa ia bukan Tuhan, melainkan pesuruh Tuhan. Di ayat ini Yesus memberitahukan bahwa ia tidak berbuat menurut kehendak Tuhan, maka wajarkah Tuhan tidak dapat berbuat sekehendaknya, dan pantaskah ada Tuhan disuruh (diutus) menjadi utusan.
    AW: Ya, saya mengaku; Yesus sendiri mengaku bukan anak Tuhan.
    BM: Demi kepuasan saudara silahkan periksa lagi di Yahya pasal 3 ayat 13.
    AW: Baik, di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Seorangpun tidak naik ke surga, kecuali Ia yang sudah turun dari surga, yaitu anak manusia.”
    BM: Berdasarkan ayat-ayat Bibel yang saya tunjukkan dan saudara sendiri yang memeriksa dan membacanya itu, maka sekali lagi saya bertanya: “Anak manusiakah Yesus itu atau anak tuhan”?.
    AW: Ya, berdasarkan ayat-ayat tersebut saya berkata: “Yesus adalah anak manusia.”
    BM: Di ayat yang saudara baca tapi, Matius pasal 16 ayat 27, selain menyebutkan bahwa Yesus itu anak manusia, juga menyebutkan bahwa akan membalas tiap-tiap orang menurut perbuatannya. Betulkah begitu? silahkan periksa kembali.
    AW: Ya, betul di ayat itu ada menyebutkan.
    BM: Menurut susunan ayat tersebut, jelas: “Menolak adanya dosa waris,” berdasarkan ayat tersebut setiap orang akan dibalas menurut perbuatannya masing-masing, jadi tidak ada penebus dosa.
    AW: Ya, tentang dosa waris telah selesai kita bicarakan dan memang saya telah mengakui “tidak ada dosa waris.”
    BM: Betul, sudah kita bicarakan, saya hanya menambah saja, untuk lebih menguatkan lagi keterangan yang lalu.
    AW: Sudah cukup jelas keterangan Bapak.
    BM: Jelas bagaimana?
    AW: Berdasarkan ayat-ayat Injil sendiri bahwa Yesus itu bukan anak Tuhan melainkan anak manusia. Dan berdasarkan kitab Injil menyebutkan bahwa Yesus sendiri mengakui ia bukan anak Tuhan, melainkan “pesuruh (Utusan) Tuhan”
    BM: Syukurlah kalau begitu. Jadi bagaimanakah kepercayaan saudara sekarang terhadap “Trinitas” (Tuhan Bapa, Tuhan Anak dan Ruhul Kudus).
    AW: Dengan sendirinya kepercayaan saya terhadap Trinitas terhapus. BM: Alhamdulillah, jadi saudara mengakui bahwa Tuhan itu TUNGGAL.
    AW: Sebelum itu saya ingin menyampaikan pertanyaan.
    BM: Baik, tetapi saudara telah mengakui pada pertemuan yang lalu dan saudara-saudara yang hadir juga telah ikut menyaksikan bahwa: Pertama, Saudara telah membenarkan kitab Al-Qur’an. Beberapa ayat Al-Qur’an yang saudara kemukakan yang pada mulanya oleh saudara dianggap berselisih antara satu ayat dengan ayat yang lain, setelah saya terangkan dan saya tafsirkan, lalu saudara akui bahwa ayat-ayat tersebut pada hakikatnya tidak ada perselisihannya antara yang satu dengan yang lain. Bukankah begitu pengakuan saudara.
    AW: Ya, betul begitu.
    BM: Kedua, Pada pertemuan yang lalu saudara telah mengakui kebenaran nabi Muhammad SAW selaku Utusan Tuhan, betulkah demikian? AW: Ya, betul saya telah mengakuinya.
    BM: Ketiga, Saudara telah membenarkan bahwa ayat-ayat di kitab Injil (Bibel) terdapat beberapa ayat yang berselisih antara yang satu dengan yang lain. Sebagaimana telah saya tunjukkan ayat-ayatnya pada pertemuan yang lalu, benarkah pengakuan saudara itu.
    AW: Ya, saya mengakui. Akan tetapi saya masih memerlukan bukti-bukti yang lain tentang ayat-ayat Injil yang ada perselisihannya antara yang satu dengan yang lain, demi kepuasan bagi saya, walaupun sebenarnya keterangan bapak saya pandang cukup memuaskan. Tetapi mungkin ada lagi ayat-ayat yang lain untuk meresapnya ke perasaan saya.
    BM: Baiklah, saya penuhi pengharapan saudara, silahkan saudara periksa kitab Yahya pasal 8 ayat 14.
    AW: Baik, dipasal dan ayat ini menyebutkan: “Jikalau Aku menyaksikan dari hal diriku sendiripun, benar juga kesaksian itu.”
    BM: Silahkan periksa lagi Yahya 5 ayat 31.
    AW: Baik, di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Jikalau Aku menyaksikan dari hal diriku, maka kesaksianku tidak benar.”
    BM: Nah, saudara membuktikan sendiri perselisihan di dua ayat ini. Di satu ayat menyebutkan: “Kesaksianku benar,” sedangkan di ayat lain menyebutkan “Kesaksianku tidak benar.” Dua ayat yang berselisih itu, tersebut di kitab suci. Dan yang berbicara adalah seorang. Manakah yang benar antara dua ayat ini. Wajarkah di dalam kitab suci mengandung ayat-ayat yang berlawanan antara yang satu dengan yang lain.
    AW: Ya, saya akui memang tidak cocok.
    BM: Bukan saja tidak cocok, tetapi adalah satu selisih yang menyolok.
    AW: Tetapi mungkin salah satu dari ayat tersebut salah cetak.
    BM: Sekiranya salah cetak, tentunya ada ralat; tetapi di kitab ini tidak disebutkan apa-apa.
    AW: Bibel ini berbahasa Indonesia, permisi sebentar, saya akan memeriksa Bibel yang berbahasa Inggris.
    BM: Itu lebih baik, sayakah yang akan memeriksa ataukah saudara?
    AW: Oleh karena bapak banyak hafal ayat-ayat Bibel maka saya serahkan agar bapak saja memeriksanya, supaya lebih cepat.
    BM: Baiklah; harap saudara memperhatikan juga saudara-saudara yang hadir, kitab yang saya pegang ini adalah Bibel berbahasa Inggris ialah “The Holy Bible,” “Containing the Old and New Testaments (American Bible Society).” Saya serahkan kitab ini kepada saudara Antonius dan saya akan menunjukkan pasal dan ayatnya untuk diteliti bersama.
    AW: Baik, saya terima kitab Bibel yang berbahasa Inggris.
    BM: Silahkan saudara periksa di Yahya pasal 8 ayat 14 pada halaman 104.
    AW: Baik, dihalaman 104 kitab Yahya pasal 8 ayat 14 disini ada menyebutkan: “THOUGH I BEAR RECORD OF MY SELF, YET MY RECORD IS TRUE.”
    BM: Kalau susunan ayat ini kita salin kedalam bahasa Indonesia, adalah demikian: “Jikalau aku menyaksikan dari hal diriku sendiripun, benar juga kesaksianku itu.” Betulkah begitu artinya?
    AW: Ya, betul begitu.
    BM: Jadi sama artinya dengan Injil yang berbahasa Indonesia di Yahya pasal 8 ayat 14, harap saudara cocokkan dulu.
    AW: Betul, artinya sama kuatnya
    BM: Sekarang silahkan periksa di Yahya pasal 5 ayat 31.
    AW: Disini menyebutkan: “IF BEAR WITNES OF MYSELF, MY WITNES IS NOT TRUE.”
    BM: Ayat ini kalau kita salin kedalam bahasa Indonesia akan demikian: “Jikalau aku menyaksikan dari hal diriku, maka kesaksianku itu tiada benar.” Betulkah begitu?.
    AW: Ya, benar
    BM: Silahkan saudara periksa lebih teliti lagi di kitab Bibel yang berbahasa Inggris ini. Di satu ayat menyebutkan “IS TRUE,” adalah benar, sedangkan di ayat lain menyebutkan “IS NOT TRUE,” adalah tidak benar.
    AW: Ya, memang berbeda
    BM: Kalau begitu, di Injil yang berbahasa Indonesia maupun yang berbahasa Inggris tidak ada perbedaan arti dan maksudnya?
    AW: Betul Demikian.
    BM: Jadi tidak salah cetak, yang salah ialah yang mengisi kitab suci itu. Kalau betul kitab suci (Injil) itu wahyu dari Tuhan, mustahil ayat-ayatnya akan berselisih antara yang satu dengan yang lain. Jadi kitab itu telah dicampuri oleh tangan manusia.
    AW: Menurut pendapat saya, dua ayat itu bukan berlawanan, mungkin ayat yang satu dicabut, lalu kemudian diganti dengan ayat yang lain. Jelasnya, ayat yang satu di hapus diganti dengan ayat yang lain (yang baru). Setahu saya dalam ayat-ayat Al-Qur’an terdapat apa yang disebut “Nasich dan Mansuch” ialah satu ayat terhapus hukumnya, lalu diganti dengan ayat yang lain (hukum yang baru).
    BM: Di dalam Al-Qur’an terdapat “Nasich dan Mansuch” ada disebutkan ayatnya tetapi di kitab Injil sama sekali tidak disebutkan.
    AW: Dimanakah di dalam Al-Qur’an yang menyebutkan ayat tentang Nasich dan Mansuch itu
    BM: Sebetulnya sayalah yang harus bertanya kepada saudara, oleh karena dari saudaralah timbulnya ucapan Nasich-Mansuch itu. Akan tetapi sekalipun demikian saya tunjukkan, ialah di surat Al Baqarah ayat 106. Susunan ayat itu ada ulama yang menafsirkan tentang adanya “Nasich dan Mansuch.” Sebagian lagi ada yang menafsirkan bahwa susunan ayat tersebut tidak menunjukkan adanya Nasich-Mansuch. Kalau saudara memerlukan, akan saya terangkan tafsirnya ayat tersebut.
    AW: Hal itu, baiklah kita tangguhkan dulu. Tetapi sehubungan dengan dua ayat di Bibel yang tadi, saya berpendapat bukan berlawanan, melainkan satu ayat digantikan dengan ayat lain, sehingga nampaknya ada berlawanan. Bolehkah saya berikan misal.
    BM: Silahkan, saudara berhak penuh berbicara dengan saya dalam pertemuan kita ini.
    AW: Saya sebutkan misal: Dikeluarkan suatu peraturan, setiap pengendara sepeda diwaktu malam diharuskan memakai lampu. Kemudian datang lagi peraturan tidak boleh pakai lampu, karena ada peperangan misalnya. Disini ada dua peraturan, yang pertama: “Diharuskan memakai lampu.” sedang yang kedua “Dilarang.” Dua perintah itu, yang terpakai adalah yang kemudian. Demikian juga dua ayat di Bibel tadi tidak berlawanan, melainkan salah satu diantaranya sudah tidak berlaku lagi (dicabut). Ini menurut pendapat saya.
    BM: Baiklah, tetapi tentunya saudara mengerti, apabila suatu peraturan yang diganti, mestinya harus diikuti penjelasan, bahwa artikel nomer sekian ayat sekian, tahun sekian dicabut, diganti dengan artikel nomer sekian dan selanjutnya. Akan tetapi dua ayat di Bibel itu, tidak ada sebutan ayat yang satu diganti, dengan lain kata dua ayat tetap berlawanan antara yang satu dengan yang lain. Tidak ada penjelasan bahwa salah satu telah dicabut, atau diganti. =======================
    PERTEMUAN YANG KEDELAPAN Perselisihan Ayat-ayat Dalam Bibel
    BM: Pada pertemuan kemarin malam saya telah terangkan ayat yang berlawanan dalam Bibel. Pada pertemuan sekarang apakah masih ada pertanyaan saudara yang akan disampaikan kepada saya.
    AW: Kalau masih ada ayat-ayat dalam Bibel yang berlawanan antara satu ayat dengan yang lain, saya minta diterangkan untuk menambah keyakinan saya sampai dimanakah kesucian kitab Bibel itu ada dicampuri oleh tangan manusia.
    BM: Kemarin malam saudara mengakui sudah puas. Apakah tidak lebih baik, kita bicarakan saja pasal-pasal yang saudara pandang terpenting.
    AW: Ya, tetapi keterangan bapak mengenai ayat-ayat yang berlawanan di kitab Bibel itu baru sedikit membuka hati saya. Karena itulah saya bawa lagi kitab Bibel ini.
    BM: Baiklah, saya akan tunjukkan, demi kepuasan saudara.
    AW: Terima kasih. Harapan, Bapak sudi tunjukkan lagi bukti-bukti ayat-ayat yang berlawanan. Saya ingin mengetahui lebih banyak lagi.
    BM: Silahkan saudara periksa di Yahya pasal 1 ayat 18.
    AW: Dipasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka Allah belum pernah dilihat oleh seorang juapun, tetapi Anak yang tunggal yang diatas pengakuan Bapa, ialah yang sudah menyatakan Dia.”
    BM: Bagaimanakah menurut tafsiran saudara susunan ayat ini.
    AW: Ayat ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak pernah dilihat oleh siapapun juga, melainkan hanya Yesus saja yang pernah melihatnya.
    BM: Kalau begitu silahkan saudara periksa di kitab Kejadian pasal 18 ayat 1.
    AW: Disini menyebutkan: “Hatta, maka kemudian dari pada itu kelihatanlah Tuhan kepada Ibrahim hampir dengan pohon jati mamre tatkala duduklah di pintu kemahnya ketika hari panas.”
    BM: Nah, disini saudara membuktikan sendiri perselisihan di dua ayat ini, di satu ayat menyebutkan Tuhan hanya dinyatakan oleh Yesus saja, tidak seorang juapun melihatnya. Sedang di ayat yang lain ada menyebutkan bahwa Ibrahim juga melihat Tuhan. Bukankah dua ayat ini berlawanan. Yang manakah yang benar di dua ayat ini.
    AW: Ya, saya mengakui memang tidak cocok.
    BM: Saya lanjutkan. Silahkan periksa lagi di kitab: “Kejadian pasal 32 ayat 30.”
    AW: Ya, di sini menyebutkan: “Maka dinamai oleh Yakub akan tempat itu Peniel karena katanya: ‘Sudah kulihat Allah muka dengan muka, maka nyawaku selamatlah.’”
    BM: Perhatikan: di satu ayat menyebutkan, tidak seorangpun melihat Tuhan, melainkan Yesus. Di ayat yang lain menyebutkan bahwa Ibrahim melihat Tuhan. Di ayat yang lain lagi ada menyebutkan Yakub melihat Tuhan malah bertemu muka dengan muka. Yang manakah yang benar diantara tiga ayat tersebut? Mustahillah benar semuanya, karena jelas sekali susunan ayatnya yang nyata-nyata mengandung ayat yang berselisih antara yang baru dengan yang lain. Kalau dikatakan salah satu dari pada ayat-ayat itu yang benar, maka yang dua ayat tentunya salah semuanya. Pantaskah suatu kitab suci mengandung ayat yang salah? Dan kalau dikatakan salah semuanya, maka apakah kitab itu dapat dipertahankan kesuciannya, kalau ayat-ayatnya terdapat berlawanan.
    AW: Ya, saya mengakui ayat-ayat tersebut tidak cocok antara yang satu dengan yang lain. BM: Pengakuan saudara itu memang penting, tetapi lebih utama kalau diikuti dengan kesadaran.
    AW: Saya harap tunjukkan lagi ayat-ayat di kitab Injil yang berselisih.
    BM: Baiklah, silahkan periksa di kitab Samuel yang ke-II pasal 8 ayat 9, 10.
    AW: Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Bermula, maka setelah kedengaranlah kabar kepada TOI, raja Hamat, mengatakan Daud sudah mengalahkan segenap balatentara Hadar Ezar, disuruhkan TOI akan YORAM anaknya menghadap raja Daud akan bertanyakan selamat baginda dan menyampaikan berkat selamat kepada baginda …”
    BM: Cukup dibaca sampai disitu, bagaimana menurut pendapat saudara maksud ayat itu, siapakah nama raja Hamat?
    AW: Menurut ayat ini, raja Hamat bernama “Toi”
    BM: Sekarang silahkan periksa Kitab Tawarikh yang pertama, pasal 18 ayat 9.
    AW: Di sini menyebutkan: “Hatta apabila kedengaranlah kabar kepada TOHU, raja Hamat, mengatakan Daud sudah mengalahkan segenap balatentara Hadar Ezar raja Zoba itu.”
    BM: Di ayat ini siapakah nama raja Hamat.
    AW: Menurut ayat ini, nama raja Hamat ialah “Tohu.”
    BM: Nah, perhatikanlah: disuatu ayat menyebutkan nama Raja Hamat ialah “Toi” sedangkan di ayat lain menyebutkan “Tohu.” Yang manakah namanya benar Tohukah atau Toi.
    AW: Ya, namanya memang berselisih. Akan tetapi hanya selisih tentang nama saja. Jadi hanya perselisihan yang kecil saja.
    BM: Kalau kesalahan dari manusia biasa, tentu kita tidak keberatan, akan tetapi ini adalah kesalahan “Wahyu” atau “Ilham.”
    AW: Betul juga pendapat bapak, Ini adalah kesalahan wahyu atau ilham. Mustahil wahyu atau ilham dari Tuhan terdapat kesalahan walaupun kesalahan yang sedikit dan sekecil-kecilnya. (pada halaman ini terdapat footnote: Al Kitab edisi 1994, kata Tohu diganti Tou. Mungkin pada tahun berikutnya kata Tou akan diganti dengan Toi)
    BM: Bukan itu saja, Silahkan periksa lagi kitab Samuel yang kedua pasal 8 ayat 9 dan 10.
    AW: Di sini menyebutkan: “Bermula, maka setelah kedengaranlah kabar kepada TOI, raja Hamat, mengatakan Daud sudah mengalahkan segenap balatentara Hadar Ezar, disuruhkan TOI akan YORAM anaknya menghadap raja Daud …”
    BM: Cukup dibaca sampai disitu dulu, di ayat itu ada tersebut seseorang bernama Yoram, siapakah Yoram menurut ayat tersebut?
    AW: Menurut ayat tersebut Yoram itu anaknya Toi, raja Hamat.
    BM: Betul, sekarang lanjutkan periksa di Kitab Tawarikh yang pertama pasal 18 ayat 9 dan 10.
    AW: Di sini ada menyebutkan: “Hatta apabila kedengaranlah kabar kepada TOHU, raja Hamat, mengatakan Daud sudah mengalahkan segenap balatentara Hadar Ezar raja Zoba itu. Disuruhnyalah Hadoram puteranya pergi menghadap baginda raja Daud …”
    BM: Cukup dibaca sampai disitu. Di ayat itu ada disebutkan seorang bernama Hadoram, Siapakah Hadoram itu menurut susunan ayat tersebut?.
    AW: Menurut susunan ayat tersebut orang yang bernama Hadoram itu adalah anak Tohu, raja Hamat.
    BM: Buktikan, di satu ayat menyebutkan bahwa Yoram itu anaknya Toi, sedangkan di ayat lain menyebutkan anaknya Toi itu bukan Yoram, melainkan Hadoram.
    AW: Saya tidak tahu
    BM: Saya bertanya bukan tentang tahu atau tidaknya, melainkan tentang kebenaran di dua ayat itu.
    AW: Saya tidak tahu yang mana yang benar.
    BM: Bukan saudara saja yang tidak mengetahui kebenarannya, malah yang menulis ayat itupun tidak bisa menunjukkan yang tepat tentang kebenarannya nama anaknya Toi itu; padahal yang dinamakan kitab suci pasti benar isinya, bersih dari segala macam kesalahan, sampai kepada kesalahan yang sekecil-kecilnya, sesuai dengan pengakuan saudara tadi.
    AW: Mestinya begitu.
    BM: Tetapi kenyataannya tidak begitu. Buktinya, silahkan saudara periksa lagi di Kitab Samuel ke II pasal 8 ayat 8.
    AW: Baik, di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Maka dari dalam Betach dan dari dalam Berotai, dua buah negeri Hadar Ezar, diambil raja Daud akan banyak Tembaga.”
    BM: Bagaimana maksud ayat ini menurut tafsiran saudara?
    AW: Maksudnya ialah raja Daud mengambil banyak tembaga dari dua tempat bernama Betach dan Berotai.
    BM: Silahkan periksa di Kitab Tawarich yang pertama pasal 18 ayat 8.
    AW: Baik disini ada menyebutkan: “Maka dari dalam Tibchat dan dari dalam Chun, negeri Hadar Ezar itu diambil Daud amat banyak tembaga.”
    BM: Buktikan di satu ayat menyebutkan dua tempat yang diambil tembaganya oleh Daud ialah Betach dan Berotai, sedangkan di ayat lain menyebutkan dua tempat itu ialah Tibchat dan Chun. Di dua ayat itu tempat manakah yang sebenarnya diambil tembaganya oleh Daud. Kalau betul kitab Injil itu mestinya suci dari pada kesalahan dan perselisihan atau berlawanan tentang ayat-ayatnya.
    AW: Betul, dua ayat ini memang tidak cocok, yang satu dengan yang lain bertentangan.
    BM: Apakah saudara masih memerlukan lagi ayat-ayat yang berlawanan didalam Bibel.
    AW: Saya merasa beruntung kalau bapak masih bersedia menunjukkan demi untuk meningkatkan kesadaran saya.
    BM: Baiklah saya ikuti kehendak saudara. Silahkan periksa lagi di Kitab Raja-raja kedua pasal 8 ayat 26.
    AW: Baik, dipasal dan ayat ini menyebutkan: “Adapun umur raja Ahazia pada masa ia naik raja itu dua puluh dua tahun, maka kerajaanlah ia Jerusalem setahun lamanya, adapun nama bunda-bunda baginda itu Atalia anak Omri raja orang Israil.”
    BM: Menurut susunan ayat ini, berapakah umur raja Ahazia pada waktu ia menjadi raja.
    AW: Berdasarkan ayat ini diwaktu umur 22 tahun.
    BM: Silahkan saudara periksa lagi di Kitab Tawarikh ke II pasal 22 ayat 2.
    AW: Di pasal dan ayat ini menyebutkan: “Adapun pada masa ia naik raja itu empat puluh dua tahun, dan kerajaanlah ia di Jerusalem setahun lamanya, maka nama bunda baginda itu Atalia anak Omri.”
    BM: Di ayat ini menyebutkan berapakah umur Ahazia diwaktu menjadi raja? AW: Di ayat ini menyebutkan diwaktu berumur 42 tahun.
    BM: Nah Di dua ayat ini yang manakah yang benar, diwaktu berumur 22 tahunkah atau berumur 42 tahun. Di satu ayat menyebutkan Ahazia menjadi raja di waktu berumur 22 tahun, dan di ayat yang lain menyebutkan pada waktu berumur 42 tahun. Bukankah ini menunjukkan perselisihan yang menyolok sekali di kitab Injil yang dikatakan suci itu.
    AW: Ya, perselisihan di dua ayat ini tak dapat dipungkiri lagi.
    BM: Supaya makin bertambah tak dapat dipungkiri lagi oleh saudara tentang ayat-ayat yang berlawanan di kitab Bibel itu. Silahkan saudara periksa lagi di kitab Raja-raja II pasal 24 ayat 8.
    AW: Baik, disini ada menyebutkan: “Jojachin pada masa ia naik raja itu delapan belas tahun, maka kerajaanlah ia di Jerusalem tiga tahun lamanya dan nama bunda baginda itu Nehusta anak Elmatan dari Jerusalem.”
    BM: Siapakah nama raja di ayat ini?
    AW: Namanya Jojachin.
    BM: Silahkan saudara periksa di Kitab Tawarikh yang kedua pasal 36 ayat 9.
    AW: Di sini ada menyebutkan: “Adapun umur Jehojachin pada masa ia naik raja itu delapan belas tahun, maka kerajaanlah ia di Jerusalem tiga bulan dan sepuluh hari lamanya, maka diperbuatnya barang yang jahat kepada pemandangan Tuhan.”
    BM: Buktikan perselisihan yang menyolok pada dua ayat ini; di satu ayat menyebutkan Jojachin dan di ayat yang lain menyebutkan Jehojachin. Selanjutnya di satu ayat menyebutkan kerajaan Jojachin di Jerusalem tiga tahun lamanya dan di ayat yang lain menyebutkan 3 bulan 10 hari. Yang manakah yang benar di dua ayat ini, Jojachinkah atau Jehojachin, dan kerajaan Jerusalem selama 3 tahunkah atau 3 bulan 10 hari? Harap saudara periksa lagi dengan teliti susunan dua ayat yang saudara baca tadi.
    AW: Betul, memang tidak cocok antara dua ayat ini. (Catatan kaki: Al Kitab yang diterbitkan tahun 1994, Kata “Yehoyakhin” diganti dengan “Yoyakhin” dan di Alkitab edisi tahun 1994, kata “tiga tahun” diganti “tiga bulan.”)
    BM: Aneh, lagi-lagi tidak cocok dan memang tidak cocok.
    AW: Memang mustahil di kitab suci mengandung ayat-ayat yang berlawanan antara yang satu dengan yang lain.
    BM: Supaya lebih nyata kemustahilannya, teruskan saudara periksa di kitab Saul yang kedua pasal 23 ayat 8.
    AW: Di ayat ini tersusun sebagai berikut: “Bermula, maka inikah nama segala pahlawan yang mengiringi Daud, Josech Basjebet bin Tachkemoni, kepala segala penghulu iapun bergelar penyucuk dan penikam lembing, sebab ditikamnya akan kedelapan ratus orang dalam sekali saja berperang.”
    BM: Berdasarkan ayat ini saya ingin bertanya pada saudara siapakah nama pahlawan yang mengiringi Daud menurut ayat ini?
    AW: Namanya Josech Basjebet bin Tachkemoni.
    BM: Menjabat apakah ia?
    AW: Kepala segala penghulu
    BM: Berapa orangkah yang ditikamnya dalam sekali berperang?
    AW: Delapan ratus orang.
    BM: Kalau begitu, silahkan saudara periksa di Kitab Tawarikh yang pertama pasal 11 ayat 11. AW: Di ayat ini susunan kalimatnya seperti berikut: “Maka inilah bilangan segala pahlawan yang mengiringi Daud, Yasobam bin Hachmoni, kepala orang tiga puluh, yang melayangkan lembingnya kepada orang tiga ratus, ditikamnya akan mereka itu sekalian dalam sekali berperang.”
    BM: Berdasarkan ayat ini saya ingin bertanya pada saudara siapakah nama pahlawan yang mengiringi Daud menurut ayat ini?
    AW: Namanya Yasobam bin Hachmoni.
    BM: Menjabat apakah ia?
    AW: Kepala dari orang tiga puluh.
    BM: Berapa orangkah yang ditikamnya dalam sekali berperang?
    AW: Sebanyak Tiga ratus orang.
    BM: Cocokkan dua ayat ini antara yang satu dengan yang lain?
    AW: Terlalu tidak cocok malah dalam dua ayat ini terdapat 3 macam selisih yang jelas sekali. BM: Memang. Di satu ayat menyebutkan pahlawan yang mengiringi Daud bernama Josech Basjebet bin Tachkemoni dan di ayat yang lain bernama Yasobam bin Hachmoni. Di ayat inipun menyebutkan Kepala orang tiga puluh. Di ayat itupun ada menyebutkan lagi Menikam 800 (delapan ratus) orang dalam sekali berperang dan di ayat yang lain menyebutkan menikam 300 (tiga ratus) orang dalam sekali berperang.
    AW: Intermezzo sedikit pak Kyai.
    BM: Ya, boleh intermezzo jenis apa?
    AW: Saya merasa sungguh kagum, karena Bapak Kyai hapal diluar kepala tentang ayat-ayat Bibel. Padahal kalau tidak salah ayat-ayat dikitab Bibel itu ada ribuan. Dengan cara bagaimana Bapak menghafalnya.
    BM: Lain waktu saya bisa terangkan pada saudara.
    AW: Menghafalkannya saja tentu amat berat, Yang betul-betul mengherankan saya, dapat bapak menunjukkan dengan tepat letaknya ayat-ayat di Bibel dan tambah mengherankan lagi hafalnya ayat-ayat Bibel yang berlawanan antara satu dengan yang lain. Baik tentang nama-nama suratnya, pasalnya, maupun ayat-ayatnya, kesemuanya dengan tepat sekali bapak menunjukkannya. Betul saya bertanya; malah diantara saudara-saudara yang hadir kemarin malam ada yang membisikkan pada telinga saya, memberikan dorongan supaya menanyakan kepada bapak.
    BM: Supaya tidak banyak makan waktu, saya jawab dengan singkat saja, saya kalau menghafalkan sesuatu tidak hanya menggunakan alat pancaindera lahir (sensus exterior) semata-mata, akan tetapi juga alat-alat pancaindera bathin (sensus interior). Keterangan mengenai soal ini cukup panjang, membutuhkan antara dan waktu tersendiri. Kalau saudara ada hasrat, lain waktu akan saya jelaskan.
    AW: Baiklah kalu begitu, sekarang kita lanjutkan.
    BM: Sebagai bukti, bahwa alat pancaindera bathin itu dapat menembus, maka saya tembuskan pandangan bathin saya ke dalam kitab Bibel, untuk saya tunjukkan lagi pada saudara ayat-ayat di Bibel yang berlawanan.
    AW: Terima kasih.
    BM: Silahkan saudara periksa lagi di kitab Samuel yang kedua pasal 24 ayat 1.
    AW: Di pasal dan ayat ini ada menyebutkan: “Bermula maka kembali pula bangkitlah murka Tuhan akan orang Israil, diajaknya Daud akan lawan mereka itu katanya: ‘Bilangkanlah olehmu akan orang Israil dan akan orang Jehuda.’”
    BM: Menurut ayat ini, siapakah yang mengajak Daud membilang dan melawan orang Israil?
    AW: Menurut susunan ayat ini yang mengajak Daud ialah Tuhan.
    BM: Betul, sekarang silahkan saudara periksa di kitab Tawarikh yang pertama pasal 21 ayat 1.
    AW: Baik, dipasal dan ayat ini ada menyebutkan: “Sebermula, maka pada masa itu, berbangkitlah syetan akan celaka orang Israil, diajaknya Daud supaya dia membilang banyak orang Israil.”
    BM: Menurut ayat ini siapakah yang mengajak Daud membilang orang Israil.
    AW: Berdasarkan ayat ini yang mengajak Daud, ialah Syetan.
    BM: Nah, perhatikan; di satu ayat menyebutkan yang mengajak Daud adalah Tuhan. Kemudian di satu ayat yang lain menyebutkan, yang mengajak Daud adalah Syetan. Yang manakah yang benar diantara dua ayat ini, Tuhankah atau syetan.
    AW: Ya, betul; ini adalah suatu perselisihan yang menyolok sekali.
    BM: Kalau demikian tentunya saudara dapat membayangkan, apakah Bibel yang sekarang ini masih tetap dikatakan sucikah atau sudah dicampuri oleh tangan manusia.
    AW: Kalau sudah terang-terangan begini, tentunya sulit untuk dipertahankan kesuciannya. BM: Apakah saudara masih belum merasa puas bukti-bukti yang saya tunjukkan tentang ayat-ayat Bibel yang berlawanan antara yang satu dengan yang lain itu?
    AW: Sudah cukup jelas.
    BM: Jangankan di kitab suci itu sampai terdapat beberapa ayat yang berlawanan malah satu ayat saja terdapat ayat yang berselisih dengan ayat lain, sudah cukup alasan untuk tidak dapatnya dipertahankan dan diyakinkan tentang kesuciannya.
    AW: Kalau begitu kitab Bibel yang dianggap suci oleh penganutnya itu lantas bagaimana? BM: Sebetulnya pertanyaan saudara itu harus dijawab oleh saudara sendiri karena saudara saudara sendiri masih mempunyai kitab itu. Tetapi saya tolong menjawabnya. Setiap agama mempunyai kitab suci. Akan tetapi kalau di kitab sucinya itu ternyata terdapat beberapa ayatnya yang berselisih atau berlawanan dan tidak cocok antara yang satu dengan yang lain, apakah penganut-penganut agama itu masih berkeyakinan bahwa kitab sucinya itu tetap suci. Padahal yang dinamai kitab suci adalah wahyu, ilham dari Tuhan. Mustahil sekali kalau wahyu Tuhan itu tidak cocok. Di satu ayat Tuhan berkata YA lalu di ayat yang lain lagi menyatakan TIDAK. Di satu ayat Tuhan berkata “A” lalu di ayat lain Tuhan berkata lagi bukan “A” tetapi “B.” Kalau sampai terjadi demikian, tidak mustahil bahwa tangan manusia sudah ikut campur di dalamnya.
    AW: Betul begitu, Tetapi maaf. Kalau Bapak tidak berkeberatan, saya minta lagi. BM: Minta yang mana lagi yang dimaksudkan oleh saudara?
    AW: Minta satu ayat lagi yang berselisih di Bibel.
    BM: Agaknya saudara akan menguji saya tentang Bibel.
    AW: Tidak, betul-betul tidak. Hanya minta satu saja. Betul-betul saya hanya minta satu ayat saja lagi.
    BM: Saudara minta satu ayat lagi atau lebih, saya bisa tunjukkan. Tetapi waktunya sudah jauh malah. Kecuali kalau saudara suka menerima sampai pagi.
    AW: Tidak, betul-betul hanya minta satu ayat lagi. Setelah itu kita lanjutkan pasal-pasal yang lain.
    YANG HADIR: Teruskan sampai waktu subuh, kita setuju dan akan tetap tenang.
    BM: Baiklah saya penuhi pengharapan saudara Antonius. Silahkan saudara periksa di kitab Samuel yang kedua pasal 10 ayat 18.
    AW: Baik, di pasal dan ayat ini ada menyebutkan: “Tetapi kemudian, larilah segala orang syam itu dari hadapan orang Israil, maka daripada orang Syam itu dibinasakan Daud tujuh ratus ekor kuda kereta dan empat puluh ribu orang berkuda, tambahan pula dikalahkannya Sobach, panglima perang mereka itu, sehingga matilah ia di sana …”
    BM: Cukup dibaca sampai disitu dulu, saya akan bertanya pada saudara, di ayat ini ada berapakah jumlahnya kuda kereta yang dibinasakan oleh Daud.
    AW: Di ayat ini menyebutkan 700 (tujuh ratus) banyaknya yang dibinasakan oleh Daud.
    BM: Di ayat itu juga ada berapakah jumlahnya orang berkuda yang dibinasakan oleh Daud? AW: Menurut ayat ini ada 40.000 (empat puluh ribu) orang berkuda yang dibinasakan oleh Daud.
    BM: Dan di ayat itu juga, siapakah namanya panglima perang yang dibunuh?
    AW: Me

  63. Sambungan————–
    BM: Dan di ayat itu juga, siapakah namanya panglima perang yang dibunuh?
    AW: Menurut ayat ini panglima perang yang dibunuh bernama Sobach.
    BM: Betulkah semuanya itu, silahkan periksa lagi.
    AW: Betul demikian jawaban-jawaban saya berdasarkan ayat ini.
    BM: Kalau begitu silahkan saudara periksa di Kitab Tawarikh yang pertama pasal 19 ayat 18. AW: Di sini ada menyebutkan: “Maka larilah segala orang Syam dari hadapan orang Israil, maka dibinasakan Daud daripada orang Syam itu tujuh ribu ekor kuda kereta, dan empat puluh ribu orang yang berjalan kaki, tambahan pula dibunuhnya Sofach panglima perang itu…”
    BM: Saya akan bertanya; Ada berapakah jumlah kuda kereta yang dibinasakan oleh Daud menurut ayat ini?
    AW: Menurut ayat ini, menyebutkan ada 7000 (tujuh ribu).
    BM: Di ayat ini juga yang dibinasakan oleh Daud apakah 40.000 orang yang berkuda atau 40.000 orang yang berjalan kaki.
    AW: Di ayat ini yang dibinasakan oleh Daud ada menyebutkan 40.000 yang berjalan kaki, bukan orang berkuda.
    BM: Pun di ayat ini juga, disebutkan siapakah namanya panglima perang, apakah bernama Sobach-kah atau Sofach?
    AW: Di ayat ini disebutkan bernama Sofach.
    BM: Coba saudara perhatikan dengan seksama perselisihan di dua ayat ini. Satu ayat saja sudah terdapat 3 macam selisih. Di kitab Samuel yang kedua pasal 10 ayat 18 menyebutkan; yang dibinasakan oleh Daud sebanyak 700 (tujuh ratus) kuda kereta, sedangkan di kitab Tawarikh yang pertama pasal 19 ayat 18 menyebutkan 7.000 (tujuh ribu) kuda kereta. Yang manakah yang benar di dua ayat itu. Di kitab Samuel yang kedua itu juga ada menyebutkan 40.000 (empat puluh ribu) orang berkuda, sedangkan di kitab Tawarikh I, 40.000 orang berjalan kaki. Yang manakah yang benar, 40.000 orang berkudakah yang dibinasakan oleh Daud atau 40.000 orang berjalan kaki. Di kitab Samuel yang kedua itu juga ada menyebutkan panglima perangnya bernama Sobach sedangkan dikitab Tawarikh yang pertama menyebutkan panglimanya bernama Sofach. Yang manakah yang benar, Sobach-kah atau bernama Sofach?
    AW: Sudah cukup puas; saya sudah menyadari dan saya sudah mulai insyaf.
    BM: Mulai sadar dan insyaf yang bagaimana yang saudara maksudkan?
    AW: Jiwa dan kesadaran saya mulai terbuka. Besok malam saya akan lukiskan kandungan hati saya, setelah saya menerima jawaban-jawaban pertanyaan-pertanyaan saya yang lain pada Bapak.
    BM: Baiklah saya persilahkan.
    AW: Apakah sebabnya orang-orang pandai (sarjana) di negeri Barat banyak yang memeluk agama Kristen? Kalau agama Islam suatu agama yang benar dan ajran-ajarannya sesuai dengan Ilmu pengetahuan dan modern, tentunya mereka masuk Islam.
    BM: Sebelumnya saya memberikan jawaban, saya akan bertanya, saudara sendiri termasuk sarjana. Mengapa saudara memeluk (tertarik pada, red) agama Islam?
    AW: Ya, karena hasil diskusi ini yang membawa saya lebih menyelami dan memilih ajaran-ajaran agama Islam.
    BM: Sekiranya tanpa diskusi yang menghasilkan tambahnya meneliti ajaran-ajaran Islam, apakah mungkin saudara menjadi pemeluk agama Islam yang sadar?
    AW: Menurut pikiran saya tidak mungkin.
    BM: Orang-orang di negeri barat yang saudara sebut itu sekiranya seperti saudara pula dalam menganut suatu agama.
    AW: Ya, betul.
    BM: Memang betul, Karena di zaman ini dari mereka ada banyak yang sudah memeluk agama Islam atas hasil penyelidikan dan penelitian yang mendalam.
    AW: Akan tetapi ada orang-orang Islam yang berpindah agama menjadi pemeluk agama Kristen.
    BM: Dari manakah saudara ketahui.
    AW: Di negeri kita sendiri. Buktinya dengan bertambahnya pembangunan Gereja, sekolah Kristen nampaknya sementara senantiasa bertambah jumlahnya.
    BM: Apakah orang-orang Islam yang masuk agama Kristen itu terdiri dari sarjana-sarjana Islam.
    AW: Saya tidak mengetahuinya, hanya dari kata-kata saja. Akan tetapi saya sendiri sampai saat ini belum menemukan malah belum mendengar sarjana-sarjana Islam masuk Kristen.
    BM: Kalau begitu orang-orang Islam di Indonesia yang berpindah agama bukan dari hasil penelitian; jadi masuknya bukan karena keyakinannya.
    AW: Mengapa bapak berpendapat demikian.
    BM: Saudara membuktikan sendiri bahwa orang-orang Islam di Indonesia ada banyak sekali, yang miskin, melarat dan menderita dalam hidupnya. Mereka butuh uang, makan, pakaian dan obat-obatan, Kesempatan ini dipergunakan oleh beberapa orang penganut Kristen untuk mempengaruhi mereka dengan jalan membagi-bagikan makanan, pakaian, obat-obatan dan lainnya kalau tidak keliru.
    AW: Ya, saya pernah baca di majalah Kiblat.
    BM: Di zaman ini ada beberapa orang di negeri barat yang mulanya beragama Kristen setelah menyelidiki dan meneliti ajaran-ajaran Islam, yang menunjukkan kebenaran ajaran Islam mereka berterusterang berpindah menjadi penganut Islam; mereka itu golongan sarjana, malah diantaranya terdapat pendeta Kristen yang menjadi pemeluk agama Islam.
    AW: Betul, saya sendiri pernah membaca di Majalah Kiblat.
    BM: Jadi sudah jelas, bahwa orang-orang di negeri yang beragama Kristen lalu berpindah menjadi pemeluk Islam disebabkan dari hasil penelitiannya tentang kebenaran ajaran-ajaran Islam, umumnya orang-orang yang di negeri barat kalau melakukan sesuatu penelitian dan penyelidikan menggunakan kecerdasan otaknya secara ilmiah. Mereka menjadi penganut Islam dengan kesadaran dan keyakinannya.
    AW: saya menerima keterangan bapak.
    BM: Sedangkan orang-orang Islam di Indonesia yang berpindah agama menjadi pemeluk agama Kristen umumnya bukan dari hasil penyelidikan dan penelitiannya yang tentunya bukan di atas dasar kesadaran dan keyakinannya, melainkan karena perut lapar, karena hidupnya yang Senin Kamis, butuh makan, uang, pakaian, maupun obat-obatan. Dengan keterangan saya ini Saudara bisa bandingkan sendiri sebab musababnya orang-orang Kristen di negeri Barat yang masuk Islam dan orang-orang Islam di Indonesia yang masuk agama Kristen.
    AW: Tetapi tentu ada juga orang-orang Indonesia yang tidak miskin masuk agama Kristen
    BM: Tetapi tentu itu umumnya bukan berasal dari penganut agama Islam, mungkin dari agama yang lain lagi. Jadi masih ada yang akan ditanyakan lagi.
    AW: Ya, sedikit, besok malam saja. Sekarang sudah jauh malam.
    BM: Baiklah, besok malam, agar lebih sempurna. ================
    PERTEMUAN YANG KESEMBILAN MASUK ISLAM
    BM: Pertemuan kita sudah berlangsung beberapa kali dan berjalan lancar. Pada pertemuan yang sekarang ini, apakah masih ada pertanyaan-pertanyaan saudara yang akan diajukan.
    AW: Sejak siang tadi, saya telah pikirkan dan pertimbangkan secara mendalam tentang hasil-hasil pertemuan kita yang menimbulkan kesadaran saya untuk menentukan pendirian saya agar memilih agama yang mana yang harus saya ikuti.
    BM: Alhamdulillah, kalau saudara sudah dapat menentukan sendiri. Jadi bagaimana kepercayaan saudara sekarang ini terhadap Trinitas (Tuhan Bapak, tuhan Anak dan Ruhul Kudus).
    AW: Memang soal inilah yang sedang saya renungkan sejak tadi siang, oleh karena saya masih merasa terikat oleh satu “Patokan” yang hingga saat ini belum dapat saya pecahkan. Padahal keterangan bapak sangat memuaskan sejak semula kita bertemu.
    BM: Sekiranya saudara tidak berkeberatan, cobalah saudara terangkan. Mungkin saya dapat membantu saudara.
    AW: Ialah soal Trinitas. Soal ini masih berbekas dalam jiwa saya.
    BM: Baiklah, saudara terangkan saja.
    AW: Tuhan Bapak, Tuhan Anak dan Rohul Kudus itu walaupun tersusun dari tiga oknum, tetapi tetap pada hakekatnya Tunggal juga. Karena yang satu tidak dapat terpisah dengan yang lain. Persoalan inilah yang masih berbekas dalam keyakinan saya. Sedangkan soal-soal lain, mengenai ayat-ayat di Bibel, dosa waris, kebenaran Al-Qur’an, Kebenaran Nabi Muhammad selaku utusan tuhan, teristimewa perselisihan ayat-ayat di Bibel dan keterangan-keterangan serta penjelasan-penjelasan bapak yang berdasarkan fakta objektif dan interesant itu bagi saya sudah beres dan saya menyerah.
    BM: Baiklah, lanjutkan.
    AW: Tetapi soal Trinitas itu masih terlukis saja dalam keyakinan saya. Sehingga belum dapat secara bulat (ikhlas) bagi saya untuk mengorbankan keyakinan saya begitu saja tanpa penjelasan-penjelasan yang cukup luas yang sungguh mengatasi keyakinan saya.
    BM: Jadi yang tiga oknum itu, saudara masih mempercayai bahwa ketiga-tiganya itu adalah Tuhan semuanya.
    AW: Ya, begitulah, tetapi sudah mulai tipis.
    BM: Jadi Tuhan Bapak itu Tuhan? AW: Ya.
    BM: Tuhan Anak, Yesus, apakah Tuhan?
    AW: Ya.
    BM: Apakah Rohul Kudus juga Tuhan?
    AW: YA, semuanya tiga tetapi tetap satu (tunggal), seperti telah saya terangkan tadi. Supaya lebih jelas, saya buatkan misal.
    BM: Baiklah, silahkan saudara buatkan misal.
    AW: Bapak sekarang sedang menghisap rokok
    BM: Ya sekarang sedang merokok. Saudara-saudara yang hadir melihat juga. Saya sekarang sedang merokok.
    AW: Rokok yang bapak isap itu, terdiri dari tiga susunan ialah: Batang Rokoknya, Apinya, Merah api pada rokok
    BM: Ya betul, teruskan.
    AW: Batang rokok, apinya dan merahnya itu menjadi satu juga walaupun terdiri dari pada 3 susunan, akan tetapi pada hakekatnya satu juga, ialah rokok, ketiganya tidak dapat terpisah, melainkan berpadu menjadi satu (tunggal). Demikian juga halnya dengan Trinitas itu.
    BM: Misal atau perumpamaan yang saudara berikan walaupun dianggap benar, tetapi tidak tepat.
    AW: Jadi bagaimana, saya minta dibantah kalau tidak tepat.
    BM: Saya tidak akan membantah, malah saya hargai pendapat saudara itu. Saya hanya ingin bertanya mengenai perumpamaan yang saudara kemukakan tadi. Tetapi pertanyaan saya ini, minta diberi jawaban yang tepat.
    AW: Baik, semoga saya bisa menjawabnya.
    BM: Tadi saudara memberikan perumpamaan tentang rokok dalam hal persamaan dengan Trinitas.
    AW: ya, betul begitu.
    BM: Saya ingin bertanya, dan saya sekarang sedang merokok. Apakah batang rokok ini, rokok-kah atau bukan.?
    AW: Ya. Betul batang rokok
    BM: Apakah apinya rokok ini, rokok-kah atau bukan?
    AW: Bukan.
    BM: Apakah merahnya api pada rokok ini rokok-kah atau bukan?
    AW: Bukan.
    BM: Nah, sekarang saya tanyakan lagi: Apakah Tuhan Bapak itu Tuhan atau Bukan?
    AW: Ya, betul Tuhan.
    BM: Apakah Anak Tuhan (Yesus) itu Tuhankah (Tuhan bapak) atau bukan?
    AW: Bukan
    BM: Apakah Rohul Kudus itu Tuhankah atau bukan?
    AW: Mestinya bukan juga.
    BM: Kalau saudara mengatapan apinya rokok itu bukannya Rokok dan merahnya rokok ini bukan rokoknya, maka jelaslah bahwa Yesus itu bukan Tuhan dan Rohul Kuduspun bukan Tuhan.
    AW: Ya,
    BM: Kecuali sekiranya saudara ada menyebutkan: Apinya rokok ini adalah rokok, maka adalah saudara berkata: Yesus itu adalah Tuhan dan Rohul Kudus itu pun Tuhan juga.
    AW: Ya, betul tepat sekali jawaban bapak.
    BM: Sekarang bagaimana kepercayaan saudara, apakah Yesus itu Tuhan atau bukan.
    AW: Bukan!
    BM: Apakah Rohul Kudus itu Tuhankah atau bukan.
    AW: Terang bukan Tuhan!
    BM: Kalau begitu masihkah saudara berkeyakinan terhadap Trinitas.
    AW: Sudah Lenyap!
    BM: Kalau sudah lenyap, lantas bagaimana?
    AW: Ya, keyakinan saya sekarang, hanya ada SATU TUHAN.
    BM: Jadi saudara mempercayai bahwa TUHAN TUNGGAL?
    AW: Seharusnya demikian; saya percaya bahwa Tuhan itu Tunggal, Tidak ada Tuhan yang lain lagi.
    BM: Yang dimaksudkan Tuhan oleh saudara, apakah Tuhan Allah atau bagaimana?
    AW: Tentu saja Tuhan ALLAH
    BM: Pada pertemuan yang lalu, saudara telah mengaku kebenaran Nabi Muhammad SAW selaku utusan Allah.
    AW: Ya, saya tidak berdusta
    BM: kalau begitu saudara telah mengakui bahwa: “Tidak ada Tuhan melainkan Allah, dan Muhammad adalah Utusan Allah.”
    AW: Betul, saya mulai saat ini masuk Islam, menjadi penganut Agama Islam, dan termasuk ummatnya Nabi muhammad SAW.
    HADIRIN DENGAN SUARA SERENTAK: Alhamdulillah, Alhamdulillah, saudara Antonius sekarang menjadi saudara kita.
    BM: Saudara yang hadir ikut menyaksikan sendiri, bahwa pada malam ini tangal 18 Maret 1970 jam 10.15 menit malam, saudara Antonius telah masuk Islam.
    HADIRIN: Kami telah menyaksikan.
    BM: Saya minta saudara Antonius membacakan “Kalimah Syahadah,” saya bacakan dulu lalu saudara diharap mengikutinya menyebutkan pengakuan. “Asyhadu Anlaa ilaa ha Illallah Wa Asyhadu Anna Muhammadan Rasulullah.” Tahukah saudara artinya?
    AW: Ya, tetapi sebaiknya saya minta dituntun membacanya, pertama-tama bapak, supaya tidak keliru. “Saya menyaksikan bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan Allah dan saya mengaku sesungguhnya Nabi Muhammad adalah Pesuruh Allah.”
    BM: Betulkah saudara-saudara yang hadir?
    HADIRIN: Betul. Cukup, sudah sah Islamnya.
    BM: Marilah kita bersama-sama berdo’a dan memanjatkan syukur kehadirat Allah SWT dan diharap saudara Antonius dan saudara-saudara yang hadir semuanya mengucapkan Amien. Setelah doa dibacakan, saya harap saudara-saudara yang hadir berjabatan tangan dengan saudara Antonius selaku saudara kita yang baru. Apakah nama saudara Antonius masih ada lanjutannya.?
    AW: Nama saya yang sebenarnya “Antonius Widuri.”
    BM: Bolehkah saya tambah tanpa mengubah nama yang asal (aslinya)?
    AW: Ya, saya setuju.
    BM: Saya tetapkan nama saudara sekarang “Antonius Muslim Widuri.” Jadi ditambah dengan kata Muslim.
    AW: Saya terima namanya menjadi namanya dan cocok buat saya.
    BM: Saudara-saudara yang hadir tentu sudah mendengar juga tambahan nama ini.
    HADIRIN: Nama itu wajar dan cocok, bagus.
    BM: Bersediakah saudara melakukan Shalat, Puasa, Zakat dan ajaran-ajaran Islam lainnya? AW: Selaku seorang Islam, saya wajib mentaati ajaran-ajaran Islam menurut kemampuan (kemampuan saya).
    BM: Terima kasih. Apakah saudara ingin memberikan sekedar sambutan atau menyampaikan beberapa buah kata besok malam, karena ada kawan yang akan mengadakan sekedar selamatan?
    AW: Baiklah, saya penuhi besok malam. ================= Sambutan ========
    SAMBUTAN PADA MALAM SELAMATAN SDR. ANTONIUS MUSLIM WIDURI
    Ass. Wr. Wb. Bapak Kyai Bahaudin Mudhary dan saudara-saudara yang kami muliakan, saudara-saudara yang telah ikut serta menyaksikan pertemuan (diskusi) antara bapak Kyai Bahaudin Mudhari dengan kami, antara seorang Islam dan Kristen Roma Katolik yang telah berlangsung selama beberapa malam yang diakhiri masuknya saya dalam agama Islam, ajaran agama Allah SWT. Yang Maha Tunggal, menjadi penganut ajaran Nabi Muhammad SAW, maka dengan ini kami menyatakan syukur ke hadirat Allah SWT. Dan terima kasih yang sebesar-besarnya kami haturkan kepada bapak Kyai Bahaudin Mudhary yang memberikan waktunya selama beberapa malam, yang membawa manfaat kepada kita bersama. Disamping itu kami harus mengakui pula, selama diskusi berlangsung dengan tertib dan lancar, kami merasa kagum atas keterangan-keterangan dan penjelasan-penjelasan dari bapak Kyai Bahaudin Mudhary. Kagum kami rasakan oleh karena beliau hafal diluar kepala tentang ayat-ayat Bibel dan logika yang digunakan oleh beliau adalah logika debat, jujur dan obyektif dan didikuti pula penjelasan-penjelasan ilmiah yang kesemuanya itu tak mungkin ditolak oleh akal dan jiwa yang sadar untuk membuktikan kesadaran lahir dan batin, mengetuk dan membuka jiwa kami dan akhirnya membawa keyakinan kami kepada agama Islam. Saudara-saudara menyaksikan sendiri, bahwa kami menjadi pemeluk dan penganut agama islam, adalah bukan karena paksaan, bukan karena pengaruh dari dari siapapun, bukan karena tekanan, bukan karena keadaan, bukan karena ada maksud yang lain dan bukan karena ajakan, diminta atau meminta, melainkan adalah dari hasil pertemuan, pertumbuhan dari hasil diskusi dengan tujuan mencari kebenaran dan keyakinan beragama. Kebenaran dan keyakinan beragama yang kami miliki sekarang ini, adalah hasil dari penelitian dan penyelidikan serta pertimbangan-pertimbangan dari hasil diskusi yang menggunakan waktu tidak sedikit berlangsung beberapa malam lamanya. Dan disamping itu pula kami menggunakan kitab-kitab agama maupun kitab-kitab lainnya dan majalah-majalah yang senantiasa memuat artikel-artikel tentang agama Kristen, yang ikut membantu kami dalam meneliti ajaran ajaran agama Islam, bukan karena ikut-ikutan melainkan dengan penyelidikan,penelitian dan pertimbangan-pertimbangan dengan mempergunakan waktu yang tidak sedikit sebagaimana saudara-saudara telah menyaksikan sendiri. Malah bagi saudara-saudara yang mengikuti “diskusi” dari muali sampai pada malam ini, saudara-saudara menyaksikan sendiri betapa gigihnya kami mempertahanakan keyakinan kami selaku pemeluk agama Kristen Roma Katolik dalam pertemuan itu. Namun kegigihan kami itu lama-lama menjadi pudar setelah dikikis sedikit demi sedikit oleh bapak Kyai Bahaudin Mudhary. Beliau hanya menggunakan kitab Bibel untuk menghadapi sanggahan-sanggahan kami. Namun akhirnya kami sendiri yang menyerah. Tidak salah kalau beliau pernah menyinggung dengan ucapan “senjata makan tuan.” Kami akhiri sampai disini saja dan selanjutnya kami mohon dengan hormat, sudi bapak-bapak dan saudara-saudara memberikan bimbingan kepada kami yang masih hijau dalam ajaran-ajaran Islam. Dengan bimbingan bapak-bapak dan saudara-saudara itu pasti akan membawa kami menjadi pemeluk agama Islam yang setia, taat, taqwa sehingga kelak dihadapkan Alloh SWT. Sekali lagi kami menghaturkan terima kasih Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

  64. Ketika Bayi itu berusia delapan hari, Ia disunat dan dinamai Yesus. Nama ini diberikan oleh malaikat sebelum Ia berada dalam kandungan Maria (Lukas 2:21)

    Saudaraku (Kristen) ada yang sunat?

  65. Aneh ya..
    Jalani agama masing2,ga usa gnggu agama orang lain.mau murtad,mau mualaf itu urusan masing2.yg penting jgn jelek2an agama yg sebelum nya..
    Kalo ada smua orang perpikir kayak otak udang klean ini hancur toleransi beragama!!!!!

  66. Pada kenyataannya segala peradapan dunia dan segala macam kepercayaan yang ada akhirnya terjebak kepada ajaran Mithos hingga akhirnya datang agama Tauhid yang dengan jelas dan logis menerima bahwa hanya ada satu Tuhan, dan ajaran Tauhid itu hingga hari ini tidak pernah berbenturan dengan ilmu pengetahuan sebagaimana keyakinan yang ada sebelumnya, dimana saintis dan para pemikir di zamannya harus menemui ajal karena tidak sejalan dengan ajaran keyakinan mereka…… catatan sejarah dan fakta seperti ini selalu dibuat gelap oleh mereka yang tidak ingin dunia menuju kepada peradapan yang lebih baik….. semoga orang2 berpikir mendapatkannya sebagai jalan yang terang…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d bloggers like this: